Emak

 

Emak..

Terlupa aku rasa ketika dalam ayunanmu

Terlupa  aku rasa ketika terlelap dalam buaianmu

Terlupa aku rasa marah ketika engkau terlambat menyuapiku

Terlupa aku rasa gembira ketika engkau menggendongku

 

Emak…….

Terlupa aku ketika tidak menyapamu

Terlupa aku ketika marah kepadamu

Terlupa aku ketika hari terakhirmu

Terlupa aku ketika tak mau menatap wajahmu

 

Emak…….

Detik terakhir kehidupanmu telah menjadi awal hari-hariku

Engkau tak pernah mati dalam kehidupanku

Di setiap nafasku

Aku merasakan kehadiranmu

Aku merasakan kegagalanku menjadi anakmu

Aku merasakan kepahitan ketika menjadi anakmu

Aku merasakan kegetiran menjelang ajalku

 

Ilaahi……

KepadaMu, aku menitip rindu untuk emakku

 

 

 

 

7 tanggapan pada “Emak”

  1. I’d like tto thank you for the efforts you’ve put in writing this site.
    I am hoping to check out the same high-grade blog posts by you in the future as well.
    In truth, your creative writing abilities has inspired me to get my own blog now 😉

    1. It’s so amazing and unbelievable when someone created a poem and make others feel crazy. Thank you for attention. Rahayu

Tinggalkan Balasan