Sinopsis Bara di Borobudur

Sinopsis Bara di Borobudur

IMG_20180124_182436_516

Seusai pertempuran di Kademangan Sumur Welut yang terletak di sebelah barat Kali Brantas, Bondan pulang kembali ke Pajang atas panggilan gurunya, Resi Gajahyana. Sementara itu terjadi banyak gangguan keamanan yang menimpa daerah sekitar Pajang. Ki Demang Sayuti membina satu kelompok pengawal yang tangguh. Kekuatan pengawalnya sedikit banyak telah membantu memberi rasa aman kepada para pedagang ketika berhubungan dengan Kademangan Grajegan yang dipimpinnya.

Lalu ditambah kehadiran para pelarian dari Tiongkok menjadikan Kademangan Grajegan semakin kuat, setelah sebelumnya ditempa dengan latihan – latihan oleh Ki Wisanggeni.

57ce3caf42335-bhayangkara-pasukan-elit-majapahit-yang-luar-biasa_663_382_1516792289851

Kabut yang semakin tebal menyelimuti Pajang ketika pasukan berkuda yang dipimpin oleh Ki Nagapati, seorang senopati tangguh yang setia pada Lembu Sora dan Gajah Biru, memasuki wilayah Pajang.

Kehadiran Bondan di Pajang telah membuka mata Bhre Pajang. Setelah berkenalan dengan Jalutama, putra Ki Argajalu pemimpin Tanah Perdikan Menoreh, Bondan mulai melangkah sesuai pesan gurunya. Keamanan Pajang mulai dipulihkan oleh Patih Brang Wetan yang dibantu Ken Banawa dan Ki Banyak Abang.

Ki Manyuran, seorang pedagang yang sangat kaya, merasa kuat untuk menolak kekuasaan Bhre Pajang. Ia melakukan serangan ke Pajang akan tetapi segera dapat dikalahkan oleh Ki Nagapati. Kao Sie Liong turut dalam pasukan Ki Nagapati ketika serangan itu terjadi.

Sebuah kejutan kemudian terjadi di Kademangan Grajegan. Ki Demang Sayuti memanfaatkan kemelut di kotaraja untuk menguasai Pajang. Dibantu oleh empat pelarian dari Tiongkok menjadikannya semakin berhasrat menduduki Pajang.

Bondan dihadapkan pada pilihan sulit. Memilih Majapahit berarti dia akan menjadi musuh bagi orang dicintainya. Dalam kekalutan itu, Resi Gajahyana meninggalkan kehidupan untuk selamanya.

IMG_20180124_182850_230

Lereng Merbabu dan Merapi pun membara. Pasukan Ki Demang Sayuti dapat dipukul mundur. Ia menyusun kembali kekuatan di sekeliling sebuah bangunan tua (sekarang dikenal sebagai candi Borobudur). Ilmu yang diwarisi Bondan dari Mpu Gandamanik membuat kemampuannya semakin berlapis-lapis lebih tinggi. Perang tanding dengan salah seorang dari Tiongkok membuat tebing di lereng Merbabu menjadi porak poranda. Pertempuran tingkat tinggi yang sulit dimengerti juga terjadi di bangunan kuno.

Kekuatan dari masa lalu semakin membayangi langit kotaraja. Karena beberapa alasan maka Bhre Pajang akhirnya digantikan oleh Dyah Wiyat. Peralihan ini dimanfaatkan untuk menempatkan Ra Pawagal di ujung tanduk.

Hingga pada akhirnya sebuah keputusan penting dari Gajah Mada mempengaruhi hukuman yang ditetapkan bagi Ra Pagawal.

Silahkan menikmati.

Beberapa gambar yang terpasang adalah pindah dan pasang (copas).. Sewaktu-waktu dapat dihapus bila ada klaim keberatan dari pemilik. Mohon bantuannya bila mempunyai sumber gambar agar menjadi jelas.

 

Salam sastra Indonesia.

 

Sampai jumpa di seri berikutnya, Kabut di Kaki Mahameru.

 

 

Post Author: Ki Banjar Asman

1 thought on “Sinopsis Bara di Borobudur

    Pengumuman : Tidak Melanjutkan ADBM

    (9 Februari 2018 - 23:16)

    […] Episode Bara di Borobudur adalah kelanjutan kisah Bondan. Petualangan Bondan Lelana sebelumnya telah dituliskan dalam episode Ki Cendhala Geni. Sinopsis dapat dibaca di Sinopsis Bara di Borobudur […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *