Sinopsis Toh Kuning – Sang Penyelamat

Kisah ini mengambil masa terakhir pemerintahan Kertajaya, Toh Kuning mengawali kehidupannya sebagai murid seorang begawan keturunan Mpu Panjalu.

Di bawah bimbingan Begawan Purna Bidaran, Toh Kuning bertemu dengan Ken Arok. Persamaan watak diantara mereka yang mempunyai rasa peduli pada orang-orang yang kesusahan membawa mereka memasuki jalan pintas untuk memberi bantuan.

Toh Kuning kemudian bergabung dengan keprajuritan Kediri sebagai tanda bakti pada gurunya. Karir Toh Kuning makin menanjak di kesatuan pasukan khusus Kediri. Hubungan yang serasi kemudian terjalin diantara Toh Kuning dengan Gubah Baleman, seorang perwira tinggi Kerajaan Kediri.

Kertajaya yang mempunyai keinginan menjadikan Kediri semakin kuat dan maju akhirnya mengeluarkan kebijakan yang tidak masukl. Ken Arok, yang saat itu telah menjadi Akuwu Tumapel, lalu menentang kebijakan Kertajaya yang dinilainya tidak masuk akal.

Toh Kuning menyatakan mundur sebagai prajurit karena ia menolak untuk bertempur melawan pasukan Tumapel. Toh Kuning  tidak ingin terjadi perang saudara yang lebih luas. Kemudian ia menjalankan rencana untuk menyelesaikan permasalahan yang mulai memecah belah Kediri dengan caranya sendiri. Toh Kuning menyadari arti penting keselamatan Kertajaya, maka ia merasa harus bertemu dengan Ken Arok meskipun harus terjadi perang tanding diantara mereka berdua.

Tinggalkan Balasan