Nasdem Tanpa Mahar itu Kenyataan

Banyak opini yang tertuang melalui tulisan baik sebagai Roni D Risdianto, Ki Banjar Asman ataupun sebagai tanpa nama.

Namun setelah mengetahui politik tanpa mahar dari banyak partai politik, selain kesamaan visi dan ideologi, akhirnya saya memutuskan untuk bergabung dengan Partai Nasional Demokrat. Dan Tanpa Mahar itu benar-benar diwujudkan secara nyata oleh Partai Nasdem. Untuk itu, saya merasa wajib memberi penghargaan yang tinggi bagi segenap pengurus dan jajaran Partai Nasdem, terutama The Man Behind The Rule.. Bapak Ketua Umum Surya Paloh.

Tak lupa, terima kasih kepada :

Bunda Janet

Bapak Ipong, Bupati Ponorogo

Bapak Rendra, Bupati Malang

Bapak Anaz, Bupati Banyuwangi

Seluruh Tim Bappilu Nasdem, terutama Kakak Valent and The Otot Balungan Wesi Team

Ketua DPD Nasdem Banyuwangi, Bapak Supri, dan Bapak Agus dari Garda Pemuda Banyuwangi.

Dan banyak orang hebat yang akan menjadi daftar panjang bila ditulis satu demi satu.

Dorongan moril,saran dan kritik beliau-beliau adalah modal besar untuk mengambil bagian dari perubahan.

Satu nama yang sulit dilupakan, Bapak Prima Julio.. Setiap umpatan, makian dan kadang-kadang pujian dan masukan benar-benar telah merubah banyak hal untuk  menjadi padepokan. Salam hormat Pak Guru

Martono Sugiarto dan Surya “Cah” Mbudur, dua karib lama yang sering mengambil peran sebagai lawan tanding atau bahkan pamomong. Matur nuwun bos.

Tidak pernah terlintas dalam benak ataupun mimpi untuk mencalonkan diri sebagai wakil rakyat. Meskipun begitu, sedikitpun belum pernah terbersit keinginan menyerah untuk melihat Indonesia Lebih Baik.

Pada tahun ini,2018, saya putuskan untuk mulai turut serta berbenah dari dalam gedung wakil rakyat. Terlepas hasil akhir, tetapi kemauan untuk mendorong Indonesia agar mampu menggapai mimpi akan selalu terjaga.

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

 

 

Memayu hayuning bawana

Rahayu

Tinggalkan Balasan