Fiksi Mini : Tauwa Cak Srundul

Fiksi mini :

Sugeng memalingkan wajah. Membuang jauh tatap mata menembus pekat belantara terminal Joyoboyo.

“Tak pula lentho akan mengakhiri pagi. Bergombal lusuh adalah penamaan lain dari bemo jurusan Rungkut.”

Setapak Sugeng bergeser mendekat. Kuku hitam menyeruak panjang. Ia tahu ia akan mencabik kemben yang masih rapat membungkus tauwa.

Ganas Sugeng mencabik-cabik kemben berbahan kulit buaya. Dua kempil bergelantung, bergoyang, mengundang birahi Sugeng utk menikmatinya.

Dia berseru gembira,”rong bungkus tauwa. Aseeeek!”

-komunitas sugeng-

Tinggalkan Balasan