http://tagday.net/user/yohan.alexander-1647981852

Panembahan Tanpa Bayangan 9

Lelaki tua itu kemudian berkata,” Kita akan bergeser tempat setelah besok pagi kita telah mengetahui kepastian sikap Ki Bekel dan Ki Jagayabaya. Sementara itu aku ingin kau kembali menyisir jalan untuk membuka simpul yang belum sepenuhnya terbuka. Aku maksudkan itu agar kau dapat menjadi lebih baik jika harus kembali berhadapan dengan Ki Tumenggung Sigra Umbara. […]

Bara di Borobudur 18

Ketika Bondan telah jauh meninggalkan pedukuhan, Ki Kalong Pitu mulai memimpin kawanan itu untuk berkemas dan kembali ke Padepokan Sanca Dawala. “Kalian segera panggil orang-orang pedukuhan untuk segera kembali kemari. Mereka harus merawat jasad Ki Bekel dan kawan-kawan mereka, sementara kita akan bawa pergi mayat orang yang berasal dari padepokan,” berkata Ki Kalong Pitu kepada […]

Bara di Borobudur 17

Matahari semakin meninggalkan bayangan ketika senja mulai merambat hutan di sebelah barat Kademangan Asem Gedhe. Samar-samar jejak kaki kuda masih dapat dilihat melalui cahaya yang masih dapat menyelinap melalui sela-sela daun yang rimbun. Di sebuah persimpangan kecil, jejak-jejak itu kemudian menghilang. Sebentar kemudian mendung berarak-arak datang mengurangi terang cahaya yang tersisa dari matahari yang beringsut […]

Bara di Borobudur 16

Ki Hanggapati dengan daya jelajah yang tak begitu luas namun dalam sehari-hari ia sering berlatih dengan tuntunan Resi Gajahyana mulai perlahan melangkah mundur. Meski ia mulai terdesak tetapi Ki Hanggapati tidak ingin kehilangan pengendalian diri. Ia mengamati dan mempelajari gerak lawannya dalam olah senjata. Lalu terbukalah bagi dirinya kelemahan tata gerak ki bekel. Ki Hanggapati […]

Panembahan Tanpa Bayangan 8

  Ki Bekel dengan lincah menaiki anak tangga banjar. Tubuhnya yang agak gemuk serasa ringan ketika ia cekatan menapak setapak demi setapak dengan langkah cepat. Senyumnya mengembang  saat ia sedikit membungkuk hormat pada ketiga tamu yang datang dari jauh. Setelah dua orang pengawal yang mengiringinya menyiapkan hidangan kecil sekedarnya, Ki Bekel dengan ramah menanyakan keadaan […]