Bara Di Borobudur 20

Tiba-tiba Bondan berseru keras dan meluncur deras dengan serangan berbahaya mengarah pada Ra Jumantara yang berharap dapat menekuk Jalutama. Kedua tangan Bondan mengembang mengalirkan serangan ilmu yang diperolehnya dari Resi Gajahyana. Sementara Ra Jumantara memaksa dirinya untuk mengalihkan ancang-ancang untuk menyerang Jalutama menjadi benteng pertahanan. Segera saja keduanya terlibat dalam pergumulan seru. Benturan-benturan lengan dan […]

Bara di Borobudur 19

Hutan kecil telah tampak di depan mereka saat matahari mulai menuruni punggung pegunungan. Pengejaran Ra Jumantara dan kawanannya sedikit terhambat oleh cuaca yang meremang dan gerimis yang mulai mengguyur tipis di lembah yang memenuhi lereng Wilis hingga Lawu. Sementara itu kedua anjing kecil yang turut bersama mereka mulai kehilangan bau yang tersamar oleh air yang […]

Bara di Borobudur 18

Ketika Bondan telah jauh meninggalkan pedukuhan, Ki Kalong Pitu mulai memimpin kawanan itu untuk berkemas dan kembali ke Padepokan Sanca Dawala. “Kalian segera panggil orang-orang pedukuhan untuk segera kembali kemari. Mereka harus merawat jasad Ki Bekel dan kawan-kawan mereka, sementara kita akan bawa pergi mayat orang yang berasal dari padepokan,” berkata Ki Kalong Pitu kepada […]

Bara di Borobudur 17

Matahari semakin meninggalkan bayangan ketika senja mulai merambat hutan di sebelah barat Kademangan Asem Gedhe. Samar-samar jejak kaki kuda masih dapat dilihat melalui cahaya yang masih dapat menyelinap melalui sela-sela daun yang rimbun. Di sebuah persimpangan kecil, jejak-jejak itu kemudian menghilang. Sebentar kemudian mendung berarak-arak datang mengurangi terang cahaya yang tersisa dari matahari yang beringsut […]

Bara di Borobudur 16

Ki Hanggapati dengan daya jelajah yang tak begitu luas namun dalam sehari-hari ia sering berlatih dengan tuntunan Resi Gajahyana mulai perlahan melangkah mundur. Meski ia mulai terdesak tetapi Ki Hanggapati tidak ingin kehilangan pengendalian diri. Ia mengamati dan mempelajari gerak lawannya dalam olah senjata. Lalu terbukalah bagi dirinya kelemahan tata gerak ki bekel. Ki Hanggapati […]