Penaklukan Panarukan – 8

Tanpa diketahui oleh Ki Suradilaga, Adipati Hadiwijaya telah mengutus satu dua orang kepercayaannya untuk memanggil Ki Rangga Sambaga dan seorang lainnya. Mereka bertiga berbicara sebentar di sisi pohon gayam yang berada di halaman belakang. Saat matahari belum menapak tinggi, beberapa orang nampak berjalan keluar dari regol kediaman Adipati Hadiwijaya. Dalam pada itu, Ki Tumenggung Suradilaga […]

Penaklukan Panarukan -7

“Kanjeng Adipati, memang Kanjeng Sultan secara khusus menyampaikan pesan agar Kanjeng Adipati berkenan menghadap Kanjeng Sultan,” Ki Tumenggung Suradilaga merasakan gemuruh dalam dadanya. Ia merasa kebingungan untuk mengatakan jika sebenarnya Sultan Trenggana memintanya untuk bertukar pendapat dengan Adipati Hadiwijaya. Adipati Hadiwijaya menatap tajam Ki Tumenggung Suradilaga seolah mengerti keadaan batin utusan dari Demak itu. Lantas […]

Penaklukan Panarukan 6

“Beri ia jalan untuk masuk!” perintah Adipati Hadiwijaya pada prajurit jaga. Langkah lebar prajurit jaga ketika meninggalkan pendapa seakan memberikan kesan tentang wibawa yang melekat dalam diri Adipati Hadiwijaya. “Apakah kau mempunyai pendapat tentang orang yang bernama Ki Suradilaga, Ki Sambaga?” bertanya Adipati dengan tatap mata selidik. Ki Rangga Sambaga pelan dan dalam menganggukkan kepala. […]

Penaklukan Panarukan 5

Waktu telah beranjak setapak demi setapak menuju fajar, Ki Tumenggung Suradilaga kencang memacu kuda melintasi lorong-lorong jalan yang menyimpang dari jalan utama. Ia telah berulang kali mendapatkan tugas khusus dari Sultan Trenggana, namun ia sekarang didera kegelisahan yang cukup mendalam. Betapa ia harus menemui Adipati Pajang dengan membawa sebilah piandel yang cukup disegani oleh orang-orang […]

Penaklukan Panarukan 4

Sepeninggal Ki Patih Kusumanegara dan Ki Tumenggung Wilaguna, Sultan Trenggana memanggil pemimpin yang secara khusus membawahi para petugas sandi, Ki Tumenggung Suradilaga. Sejenak kemudian seorang lelaki yang bermata tajam dan berusia sama dengannya telah berdiri di hadapannya. “Sebelum aku mengatakan apa yang akan menjadi tanggung jawabmu, katakan apa yang kau ketahui mengenai keadaan menuju Pajang, […]