http://tagday.net/user/yohan.alexander-1647981852

PTB – Merebut Mataram 3

Sejenak kemudian Ki Winatra terdiam. Lurus ia memandang Ki Jagabaya dengan tatapan mata penuh arti. Seakan mengerti keinginan kawan baiknya itu, Ki Jagabaya kemudian berkata,” Ki Bekel, aku dan Ki Winatra akan segera memulai pekerjaan. Dan beberapa pengawal akan berada di bawah tuntunan Ki Winatra untuk sekedar meningkatkan kemampuan secara pribadi. Sementara aku akan melatih […]

Pengumuman : Tidak Melanjutkan ADBM

Sanak kadang,  kerabat dan handai taulan para pecinta Api di Bukit Menoreh.  Assalamu alaikum wa rahmatullah.  Semoga sejahtera selalu terlimpah bagi kita semua. Dengan sangat menyesal,  saya harus katakan bahwa serial Lanjutan Api di Bukit Menoreh harus berakhir pada jilid 398 – 16. Tak lain dan tak bukan,  satu-satunya alasan adalah terkait hak cipta atas […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh 398 – 16

Ki Rangga Agung Sedayu mendengar percakapan dengan jelas. Gelora perasaannya segera membakar jantungnya. Terjawab sudah kegelisahan hatinya tentang Ki Lurah Sanggabaya. Akan tetapi ia telah mendapatkan kepastian jika Ki Lurah Sanggabaya tidak akan memutar arah berhadapan dengannya. Selain itu, Ki Rangga Agung Sedayu tercekam perasaan betapa Mataram dan Tanah Perdikan Menoreh akan dilandai badai hebat […]

Bara di Borobudur 9

Siwagati yang tidak ingin menerima serangan terlebih dahulu, lekas berlari kecil meluncur kencang dengan satu gempuran yang cukup kuat. Toa Sien Ting tidak mengira sama sekali Siwagati dengan gerak kaki  yang melangkah kecil menyusur tanah itu tiba – tiba berada di depannya. Sejurus berlalu dan kedua orang itu telah terlibat dalam suatu pertempuran yang sengit. […]

Panembahan Tanpa Bayangan 4

Delapan orang pengawal pedukuhan yang dipimpin ki jagabaya berjalan membelah malam. Mereka menyisir jalan – jalan yang lengang dan sesekali menyibak pekarangan tetangga untuk mengambil jalan pintas. Tak memakan waktu sepenginang sirih mereka telah mencapai dinding batu di luar pedukuhan induk. Sawah yang lama tidak terawat membentang di depan mereka. Ki jagabaya menarik nafas dalam […]