Toh Kuning – Jalur Banengan 3

Pemimpin rombongan yang bertubuh kekar itu melompat turun dari kudanya. Dan kemudian katanya, “Lalu, apakah engkau tetap memaksa diri untuk bersikap baik pada pemimpinmu?”...

Utusan dari Pajang 3

“Bukan seperti itu, Ki Banawa. Para pedagang yang menuruni lembah, menyeberangi sungai menebarkan berita itu dari mulut ke mulut. Perpindahan besar-besaran para pengikut setia...

Penaklukan Panarukan 22

Ki Buyut mengangguk pelan. Sementara Adipati Hadiwijaya mempunyai lintasan prasangka yang ia sendiri berharap bahwa dirinya akan salah. Namun kemudian ia merasa lega bahwa...

Penaklukan Panarukan 21

Pangeran Parikesit lurus menatap wajah Adipati Hadiwijaya. Kedua tangan Pangeran tertangkup dibawah ujung dagunya. Sementara ia menimbang untuk menjelaskan tujuan dari rencananya, kemudian suara...

Penaklukan Panarukan 20

Kidang Tlangkas menundukkan kepala, terasa dentang jantungnya menghantam dinding bagian dalam dada orang kepercayaan Pangeran Parikesit itu. Darah Kidang Tlangkas seolah berhenti mengalir lalu...

Penaklukan Panarukan 19

Sepeninggal Kiai Rontek, Pangeran Benawa kini tinggal sendiri di tengah lembah. Udara dingin membeku menyusup dalam sementara ia masih kesulitan untuk menggerakkan tubuh. Meskipun...

Toh Kuning – Jalur Banengan 2

Ia menatap Ken wajah Ken Arok lalu,” Apakah kau benar-benar pulih sepenuhnya?” Ken Arok menjawabnya dengan anggukkan kepala. Sebenarnyalah Ken Arok dan Toh Kuning...

Penaklukan Panarukan 18

“Hilangnya seorang pangeran akan mengguncang daerah pesisir, bahkan bukan tidak mungkin akan meledakkan puncak Merbabu,” berkata Ki Getas Pendawa. “Kita berdua sudah paham tentang...

Penaklukan Panarukan 17

Pangeran Benawa berdiri dengan kaki bergetar. Kaki dan lengannya tampak mengeluarkan darah karena luka menggores kulitnya saat jatuh terguling diatas tanah. Tetapi sorot mata...