Bara di Borobudur 28

“Angger Jalutama, menekan Nyi Kirana dengan kata-kata seperti itu dapat membuat Bondan lebih buruk keadaannya. Mungkin ia tidak sadar diri dalam penglihatan kita, tetapi mungkin saja pendengaran dan perasaannya dapat menangkap kesan buruk yang keluar dari setiap yang kita ucapkan,” cegah Ki Swandanu dengan suara lembut namun terdengar tegas. Sementara Ken Banawa menatap mata Jalutama […]

Bara di Borobudur 28 – Bondan Terluka

“Ia seorang lelaki terhormat. Dan mungkin ia adalah satu-satunya orang jahat yang tidak pernah menyakiti seorang perempuan,” desah Nyi Kirana yang kemudian larut dalam kesedihan. “Marilah, Nyi. Semua sudah berakhir dan kita harus menempatkan segala sesuatu pada tempat yang semestinya,” kata Ki Rangga setelah beberapa saat membiarkan Nyi Kirana hanyut dalam suasana yang mengingatkannya pada […]

Bara di Borobudur 27 – Pertempuran di Lereng Wilis

Kerisnya menyala merah membara dan sekali-kali keluar lidah api. Bondan terkejut menyaksikan perubahan yang terjadi pada lawannya. Sebenarnya yang terjadi adalah Ra Jumantara telah melampaui batasan yang ada dalam dirinya. Di hadapannya Bondan telah bersiap dengan tubuh sedikit merendah. Bagi Ra Jumantara, sikap tubuh Bondan justru seperti seekor kelinci yang telah siap untuk dipanggang sebagai […]

Bara di Borobudur 25.1 – Pertarungan di Lereng Gunung Wilis

“Sebaliknyalah yang akan terjadi, Ki Sanak! Sesaat lagi kau akan berlutut dan menangis di depanku untuk sebuah ampunan,” getar amarah mengalun dari suara Bondan yang raut wajahnya kini menjadi tegang dan sorot matanya membara seoalah akan membakar apapun yang dilihatnya. “Anak muda! Kau tidak tahu arti belas kasihan!” demikian Ra Jumantara mengatupkan bibirnya, secepat kilat […]

Ki Cendhala Geni 10.3 Pertempuran di Rawa-rawa

Ujung pedang itu masih sempat menggores lengan dan menimbulkan luka panjang namun tak seberapa dalam. Ki Cendhala Geni tidak menghentikan serangan walaupun lengan kanannya tergores pedang. Dia menyabetkan kapaknya dengan cepat ke arah Ken Banawa kemudian memutar kapaknya dengan tangan  kanan namun segera berpindah ke tangan kiri mengikuti ayunan bagian terberat dari kapaknya. Cara menyerang […]