Bara di Borobudur 23 – Pertarungan di Lereng Gunung Wilis

“Ki Sanak, mengapa kau tidak segera membunuh dirimu sendiri? Aku sebenarnya tidak ingin mengotori tanganku dengan darah orang tua sepertimu. Akan tetapi apabila kau lanjutkan perkelahian ini, aku minta kau tidak marah jika aku keliru meletakkan ujung pedangku,” kata orang yang mempunyai tubuh tinggi besar dan berjenggot tebal itu. “Sudahlah, Ki Arumbaya! Segera habisi orang […]

http://tagday.net/user/yohan.alexander-1647981852

Panembahan Tanpa Bayangan 15

Ki Winatra bergegas melangkah menuju rumah Ki Bekel, ia mendapati Sarjiwa berada di dalam gardu bersama tiga  pengawal pedukuhan. “Aku akan mengambil istirahat dulu,” kata Ki Winatra pada mereka. “Silahkan, kiai,” serempak mereka yang berada di gardu menjawab. Ki Winatra meninggalkan mereka. Sementara itu, Sarjiwa berjalan keluar di tepi jalan. Terlihat olehnya dua orang berkuda […]

Ki Cendhala Geni 8.3

Sri Jayanegara merasa dadanya menjadi lapang mendengar rencana singkat Ki Patih Mpu Nambi. Ia menyandarkan punggungnya dan berkata,”aku akan panggil Ki Rangga datang ke ruangan ini.” Lalu ia meminta seorang penjaga untuk memanggil Ken Banawa dan memintanya untuk datang secepatnya. “Masuklah, paman Banawa!” kata Dyah Gitarja setelah seorang penjaga melaporkan kedatangan Ki Rangga Ken Banawa, […]

Ki Cendhala Geni 8.2

“Baiklah,” Ki Cendhala Geni kemudian meminta kedua lelaki muda itu untuk lebih mendekat. Laksa Jaya lantas membeberkan rencana selanjutnya termasuk jalur yang harus dilewati oleh Ubandhana untuk sampai di sebuah rawa yang berada di utara Ujung Galuh. Sementara di tempat lain seorang perwira berpangkat rendah yang menyelinap keluar dari lingkungan kota Kahuripan, akhirnya tiba di […]

Ki Cendhala Geni 8.1

Hampir seharian Laksa Jaya menunggu di gardu jaga, akan tetapi sepenuhnya ia dilayani dengan baik oleh prajurit-prajurit yang berada di sekitarnya. Ia merasakan ada yang perubahan besar yang terjadi di Kahuripan. Bahkan ia sempat melihat seorang pencuri yang pernah ditangkapnya berjalan beriringan dengan satu dua prajurit yang meronda. “Perubahan seperti apa yang terjadi di kota […]