http://tagday.net/user/yohan.alexander-1647981852

PTB – Merebut Mataram 6

Ki Patih mengalihkan sejenak pandangannya keluar kedai. Tampak olehnya beberapa lelaki bertubuh tegap dan kekar sedang mendorong sebuah pedati yang terlihat membawa beban cukup berat. “Semuanya terlihat wajar di permukaan,” ucapnya kemudian. Ia menarik nafas dalam-dalam lalu berkata lagi,”Aku mendapatkan laporan yang berbeda, Ki Tumenggung. Untuk itulah aku mengajakmu kemari agar dapat menilai keadaan bersamamu.” […]

http://tagday.net/user/yohan.alexander-1647981852

PTB – Merebut Mataram 5

Rananta berhenti sekitar belasan tombak dari regol pedukuhan. Ia melihat dua tiga orang sedang duduk di gardu jaga. Sementara yang lain nampak berdiri menghadap bulak pendek seperti sedang menunggu sesuatu. Ia melompat turun dari kuda dan menata perasaannya yang sedikit bergejolak. Setelah kendali perasaannya telah seimbang, ia menyusup diantara rerimbunan semak. Kuda yang ia tambatkan […]

Ki Cendhala Geni 11.3 – Pertempuran di Rawa-rawa

Patraman yang sedang tidak dalam keadaan terdesak mencoba mengamati sosok penyerangnya itu. Dalam keremangan dia mencoba mengingat karena dia merasa seperti mengenal sosok penyerangnya. Perhatiannya tertuju pada baju yang dipakai oleh Gumilang karena ada beberapa ciri yang sudah dikenalinya. Selain itu gerak olah kanuragan Gumilang juga ada dikenali olehnya meskipun hanya sejumlah kecil. Berdesir hati […]

Bara di Borobudur 26.1 – Pertarungan di Lereng Gunung Wilis

Keris yang mempunyai lekuk lima itu segera menebar maut di sekitar Bondan. Angin panas memancar keluar dari bilah senjata itu dan mengepung Bondan dari segala penjuru. Meskipun Bondan masih berusia muda, namun ia dapat mengimbangi kekuatan ilmu dan pengalaman Ra Jumantara. Ia pun telah menarik kerisnya yang berlekuk tujuh dari balik ikat pinggangnya, kini dalam […]

Penaklukan Panarukan -7

“Kanjeng Adipati, memang Kanjeng Sultan secara khusus menyampaikan pesan agar Kanjeng Adipati berkenan menghadap Kanjeng Sultan,” Ki Tumenggung Suradilaga merasakan gemuruh dalam dadanya. Ia merasa kebingungan untuk mengatakan jika sebenarnya Sultan Trenggana memintanya untuk bertukar pendapat dengan Adipati Hadiwijaya. Adipati Hadiwijaya menatap tajam Ki Tumenggung Suradilaga seolah mengerti keadaan batin utusan dari Demak itu. Lantas […]