Bara di Borobudur 25.2 – Pertarungan di Lereng Gunung Wilis

“Mungkin saja anak ini masih menyimpan bekal yang tidak dapat aku duga,” Ra Jumantara berguman dalam hatinya. Pada saat itu lingkaran pertempuran yang lain telah usai. Kini semua mata memandang perang tanding yang terjadi antara Bondan dengan Ra Jumantara. Ki Rangga Ken Banawa diliputi kecemasan karena sejauh ini Bondan belum memperlihatkan kedudukan yang melegakan hatinya. […]

Ki Cendhala Geni 11.1 – Pertempuran di Rawa-rawa

Batang tombak yang pendek  Ubandhana tak mampu menembus pertahanan Bondan. Dengan menggunakan pangkal lengan, Bondan mementahkan hantaman tombak Ubandhana. Seketika itu Bondan melakukan serangkaian serangan dengan hantaman siku kiri saling bergantian dengan keris di tangan kanan. Pada saat itu Ubandhana terkejut dengan perubahan yang dilakukan Bondan. Dan ia harus menerima akibat yang sama sekali tidak […]

Ki Cendhala Geni 9.3

“Tidak! Aku sama sekali tidak berpikir untuk mengepung kotaraja. Dan jika benar kakang Patih Mpu Nambi memperoleh keterangan seperti itu, sebaiknya kita berdua selalu melihat punggung kakang Patih,” tegas KI Nagapati. “Tetapi seperti itulah yang aku dengar dari Ki Patih,” Ken Banawa menerawang keluar melalui jendela yang terbuka. KI Nagapati menarik nafas dalam-dalam, ia mendesah,” […]

Ki Cendhala Geni 9.2

“Ini perintah dari prajurit, Ki Sanak. Kemarin malam beberapa prajurit datang kemari dan memerintahkan hal itu pada kami,” jawab nelayan itu dengan tatap mata biasa saja. Kemudian ia melanjutkan,” kiranya Ki Sanak hendak kemana? Aku mungkin dapat melakukan sesuatu karena akan ada kapal milik saudagar yang kemari untuk mengangkut ikan-ikan ini.” Nelayan itu berjalan menghampiri […]

Ki Cendhala Geni 9.1

Maka akhirnya pertemuan itu pun dibubarkan. Ki Demang segera pergi ke ruang belakang menemui istrinya. Saat itu istrinya masih juga menangis ditunggui oleh beberapa orang perempuan. Ketika dilihatnya Ki Demang berjalan menghampiri dirinya maka tiba-tiba tangisnya meledak. Segala kesedihan dan kecemasan serasa ditumpahkan begitu saja seperti air bah yang melanda persawahan. “Apakah kita akan membiarkannya […]