Bara di Borobudur 25.2 – Pertarungan di Lereng Gunung Wilis

“Mungkin saja anak ini masih menyimpan bekal yang tidak dapat aku duga,” Ra Jumantara berguman dalam hatinya. Pada saat itu lingkaran pertempuran yang lain telah usai. Kini semua mata memandang perang tanding yang terjadi antara Bondan dengan Ra Jumantara. Ki Rangga Ken Banawa diliputi kecemasan karena sejauh ini Bondan belum memperlihatkan kedudukan yang melegakan hatinya. […]

Ki Cendhala Geni 11.1 – Pertempuran di Rawa-rawa

Batang tombak yang pendek  Ubandhana tak mampu menembus pertahanan Bondan. Dengan menggunakan pangkal lengan, Bondan mementahkan hantaman tombak Ubandhana. Seketika itu Bondan melakukan serangkaian serangan dengan hantaman siku kiri saling bergantian dengan keris di tangan kanan. Pada saat itu Ubandhana terkejut dengan perubahan yang dilakukan Bondan. Dan ia harus menerima akibat yang sama sekali tidak […]

Bara di Borobudur 25.1 – Pertarungan di Lereng Gunung Wilis

“Sebaliknyalah yang akan terjadi, Ki Sanak! Sesaat lagi kau akan berlutut dan menangis di depanku untuk sebuah ampunan,” getar amarah mengalun dari suara Bondan yang raut wajahnya kini menjadi tegang dan sorot matanya membara seoalah akan membakar apapun yang dilihatnya. “Anak muda! Kau tidak tahu arti belas kasihan!” demikian Ra Jumantara mengatupkan bibirnya, secepat kilat […]

Dendam Sabdo Palon – Naya Genggong

Paijem dan Maribut berdebat sengit. Perdebatan yang mengalir deras dan berubah menjadi baku hantam. Kali ini nampak keras, saling ngotot, baku pukul adu jotos hingga hidung keduanya keluar mimis. Berdarah raga, membara kedua hati anak manusia terbawa amarah. Ego dan naluri Paijem sebagai pembunuh bayaran yang cukup terkenal di lingkungan para pembesar kerajaan tergerak liar. […]

Ki Cendhala Geni 10.3 Pertempuran di Rawa-rawa

Ujung pedang itu masih sempat menggores lengan dan menimbulkan luka panjang namun tak seberapa dalam. Ki Cendhala Geni tidak menghentikan serangan walaupun lengan kanannya tergores pedang. Dia menyabetkan kapaknya dengan cepat ke arah Ken Banawa kemudian memutar kapaknya dengan tangan  kanan namun segera berpindah ke tangan kiri mengikuti ayunan bagian terberat dari kapaknya. Cara menyerang […]