Puisi : Maaaak…

Wahai Penebar Madu Setangkup rindu Semekar buai Kembang bersama sukma Semerbak jiwanya Hidup dalam lekat nafasku Karena dia Emakmu Emakku Mamamu Mamaku Ibumu Ibuku...

Puisi : Senoktah Hitam

Menulis kata selembar putih Menata lisan ayat-ayat perih Namun tangan tertahan pedih Seakan jiwa berat dipenuhi pekasih Duhai cinta yang suci Ketika semuanya telah...

Puisi : Pagi Ini

Embun enggan menyapa pagi Pun kokok ayam tak sambut mentari Sirep memuja sepi Sunyi Aku berdiam di sudut ruang Merasai senyap Merasai rindu yang...

Puisi : Ruas Malam

Lampu jalan memanjang tak terang. Sudut kota dipenuhi kerlip kunang-kunang. Redup lampu belakang motor di depan seolah berkata padaku," Tidakkah kau teringat padanya?" Aku...