Penaklukan Panarukan 52

“Mungkin ini adalah kelemahan kami karena Ki Rangga berada di pihak yang berbeda dengan kami,” Ki Lurah Sanggamurti menggelengkan kepala. “Tidak, Ki Lurah,” sahut...

Penaklukan Panarukan 51

“Kembalilah!” perintah Sultan Trenggana,” Katakan pada Menak Gudra dan Paman Tawang Balun bahwa ketika seseorang telah melangkah memasuki kapal sebenarnya ia telah berpikir jalan...

Penaklukan Panarukan 50

“ Aku tidak peduli!” sergah Gagak Panji. Tanpa sadar ia telah melumatkan kayu sandaran lengan. Kemudian ia berkata,” Seorang paman akan menjaga keponakannya dan...

Penaklukan Panarukan 49

“ Masuklah, pintu tidak terkunci!” perintah Sultan Trenggana dari dalam. Gagak Panji mendorong pelan dan sedikit bunyi berdecit ketika pintu bergeser. Kini ia telah...

Penaklukan Panarukan 48

Hyang Menak Gudra telah mendapat laporan mengenai kedatangan armada perang Demak yang dipimpin secara langsung oleh Sultan Trenggana. Setelah menimbang beberapa pendapat, ia bergegas...

Penaklukan Panarukan 46

Senja telah menapak garis pantai ketika matahari menyembunyikan sebagian wajahnya. Sultan Trenggana telah berada di dalam kapal yang berisi lima ratus orang. Sebuah kapal...

Penaklukan Panarukan 45

Selang beberapa lama, Adipati Hadiwijaya telah duduk berhadapan dengan Sultan Trenggana. Mereka berhadapan dalam jarak beberapa langkah. Keagungan dan wibawa Sultan Trenggana jelas memancar...

Penaklukan Panarukan 44

Malam bergulir dan semakin pekat. Dua orang prajurit yang menyertai mereka telah membuat api unggun lantas mereka beristirahat di tempat yang agak jauh dari...

Penaklukan Panarukan 43

Mendadak Adipati Arya Penangsang mengubah irama seruling menjadi ceria. Udara yang ditiup keluar dari sela bibirnya beralih menjadi kidung yang lincah. Adipati Arya Penangsang...

Penaklukan Panarukan 42

Sekitar lima puluh atau enam puluh tombak sebelum mencapai tepi hutan, Adipati Hadiwijaya menghentikan langkah kakinya. Ia membalikkan badan kemudian katanya pada dua orang...