Pangeran Diponegoro – Tegalrejo 1

Bunyi kentongan yang dapat didengar hingga lahan persawahan memberi tanda khusus pada mereka yang sedang bekerja. Dua kelompok petani bergegas berlarian menyusur pematang saat mereka melihat kepulan debu membumbung tinggi. Sekejap kemudian mereka bertelungkup dibalik rimbun tanaman perdu dengan bermacam senjata telah berada dalam genggaman. Rombongan orang berkuda itu agaknya melaju dengan cepat lalu tiba-tiba […]

http://tagday.net/user/yohan.alexander-1647981852

PTB – Merebut Mataram 2

Matanya menatap Mayang Sari yang sedang membereskan peralatan yang baru saja mereka gunakan. Sejenak Ki Sekar Layang kembali ke masa ketika Mayang Sari masih kecil. Canda riang dan tangisnya seakan terngiang di kedua telinganya. Wajah Ki Sekar Layang menggurat kelam saat ia menyadari sebuah tugas yang sebenarnya ingin ia lepaskan. Namun karena satu dorongan besar […]

Penaklukan Panarukan 3

Mereka akhirnya menyebar di tanah yang tidak begitu lapang. Tugas pun dibagi untuk mereka. Beberapa prajurit mendapat tugas dari pemimpin kelompoknya untuk mengobati temannya yang terluka. Sebagian ditugaskan untuk menguburkan satu dua prajurit yang gugur kemudian merawat mayat-mayat anak buah Ki Bajang Saloka. Sementara beberapa lainnya memasuki hutan untuk sekedar berburu kelinci atau binatang yang […]

Bara di Borobudur 24.1 -Pertarungan di Lereng Gunung Wilis

Ki Arumbaya yang terus meluncur mengira lawannya akan mengadu tenaga dengannya, untuk itulah ia kemudian menggandakan tenaganya. Ki Rangga terdorong mundur setapak akan tetapi ia masih belum bergeser dari tempatnya. Tiba-tiba ujung pedang Ken Banawa tergetar, ia telah mencapai puncak pengerahan tenaga intinya. Dorongan angin panas Ki Arumbaya semakin menyesakkan dada dan pernafasannya, sementara udara […]

http://tagday.net/user/yohan.alexander-1647981852

PTB – Merebut Mataram 1

Sejenak kemudian mereka telah duduk melingkar di atas segelar tikar pandan berwarna coklat. Ki Tanu Dirga memandang kedua orang didepannya bergantian. Ia menarik nafas dalam-dalam, lalu ia membuka bibirnya,” aku kira sudah saatnya kita untuk memulai gerakan ini dari rencana permulaan. Ki Sekar Layang dan Angger Mayang Sari harus berada di Padepokan Tegalrandu dalam waktu […]