Sepatu Kaca Rara Jonggrang

Dendam Setan

Putri cantik jelita menawan dan penuh pesona ini mengalami nasib sial rupanya. Boleh jadi karena dendam kesumat atas kematian ayahnya yaitu Prabu Baka. Dendam setan itu memang ada dimana-mana. Di jantung, di hati, di dalam dada setiap manusia. Mungkin yang dipikirkan sang putri ini ya ” gendeng tenan rabi karo awakmu, wong kowe sing mateni bapakku ( gila kalinya kawin sama kamu, kan kamu yang bunuh ayahku). Wajarlah kalau akhirnya penolakan. Nah, karena Bandung Bandawasa ini agak memaksa ya akhirnya putri harus memikirkan strategi. Kalau cara halus sudah susah diterima maka apa boleh buat maka cara kasar harus dilaksanakan.

Prinsip Rara Jonggrang ini berbeda dengan para pemakan kertas E-KTP. Kalau mereka ini malah berpikir karena merampas APBN itu bakal diteriakin maling ya pakai cara halus. Lobi kiri kanan dan sim salabim wussss teken duit. Ya mungkin ada di antara pembaca yang mempunyai ide bikin candi 1000 koruptor ya silahkan dibicarakan dengan Presiden. Siapa tahu beliau setuju kan? Terus anda dapat hadiah sepeda, badan bugar karena olahraga. Atau dapat buku, olahraga otak dengan filosofi dasarnya yaitu Tidak baca,tidak lupa karena banyak membaca jadi banyak lupa..hahaha..

Karena Bandung Bandawasa ini semangat 45 jadi 99 bangunan candi selesai di saat fajar mau merekah. Melihat gelagat ini, Rara Jonggrang pun pukul kentongan buat bangunin sahur. Woi sahur woi..hahaha..bukan..Rara Jonggrang ini merusak rencana dengan membubarkan pasukan dedemit atau jin yang bantu Bandung Bandawasa. Apa tidak penasaran darimana Rara Jonggrang tahu ada makhluk halus yang jadi tenaga proyek?

Kambing Hitam Masalah

Masalahnya itu bukan karena dibantu dedemit, tetapi sepatu kaca Rara Jonggrang ini pecah sebelah. Lho apa kaitan sepatu kaca dengan candi?
Lha ya banyak lah bray…Eh, jadi penasaran ya bapak Rara Jonggrang kan raksasa tapi bisa punya putri jelita mutiara indah itu bagaimana resepnya? Hahaha..

Ah, begini kisah sepatu kacanya.. Manusia itu mempunyai karakter bawaan lahir. Ini biasa disebut homo homini lupus bahwa manusia adalah serigala bagi manusia lain. Dalam kisah Rara Jonggrang ini jelas nampak dari keinginan Prabu Baka yang mewujudkan keinginannya menguasai negeri sebelah. Mungkin karena kerajaan tetangga itu mempunyai sumber daya alam yang melimpah atau bagaimana, hanya Prabu Baka dan Tuhan yang tahu alasannya. Dalam kejadian penyerbuan, maka Prabu Baka adalah serigala bagi Bandung Bandawasa. Tapi kita tak bahas serigalanya di tulisan ini.

Dibalik keserakahan Prabu Baka, sang prabu sebenarnya sukses menjalankan peran sebagai sepatu kaca bagi putrinya. Dia mampu melindungi putrinya dari niat buruk raksasa lain yang mungkin saja naksir berat. Namun sepatu ini pecah karena tak mampu menahan panas. Prabu Baka tak kuasa menahan diri melihat rumput tetangga yang lebih hijau.

Kematian Prabu Baka ini ibarat sepatu kaca yang pecah dan telah melukai kaki sang putri. Situasi makin memburuk ketika si pemecah sepatu memaksa putri untuk tetap mengenakan sepatu itu. Di sisi lain, kebanyakan dari kita lebih cenderung menyalahkan Rara Jonggrang yang sebenarnya justru menjadi korban. Kita beralasan Rara Jonggrang patut dikutuk karena mencari-cari alasan agar pernikahan tak pernah terjadi. Dan itu adalah pandangan yang tidak proporsional.

Hikmah Kisah

Saat ini sudah semestinya kita tidak membawa kambing congek dalam memandang suatu masalah. Tentang salah dan benar untuk setiap keputusan akan kita ketahui di masa mendatang. Maksudnya begini, apa yang sekarang kita anggap dan kita yakini benar boleh jadi akan menjadi salah di kemudian hari. Dan saat kita menyadari bahwa keputusan itu ternyata salah maka tak sepatutnya kita membawa kambing hitam ke dalam permasalahan yang ditimbulkan.

 

Demikianlah.

Salam hangat

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: