Ketika Lelah Mencari Tuhan

Berbatas cakrawala di ujung senja, sedangkan Dia tidak terbatas. Mengadu, merintih, berkeluh kesah telah menjadi batasan ketika manusia ingin mengenaliNya.

Dalam keindahan justru banyak dari kita terjebak kepalsuan. Melihat terang sebagai gelap dan mengatakan gelap sebagai penerangan.

Lalu seorang pengembara bertanya : Tuhan,kemana aku mencarimu?

Tuhan menjawab : aku ada di hatimu

Pengembara : tapi tak kutemui engkau disana.

Tuhan : temuilah aku dalam kehidupan

Pengembara : namun engkau selalu samar dari pandangan mata, engkau begitu senyap dari segala pendengaran, engkau nyaris tiada setiap diraba.

Tuhan : itu berarti engkau telah lelah mencariku.

 

Demikianlah. Wassalam

2 thoughts on “Ketika Lelah Mencari Tuhan

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: