Lubang Kayu yang Selalu Berbeda

Setiap bulan Ramadlan, kita banyak saksikan kesalehan sosial jadi semarak, banyak orang yang mendadak menjadi dermawan, menjadi dzikirwan, menjadi silowan. Hanya diri kita yang tahu apakah sesuatu yang mendadak itu akan bertahan lama atau bagaimana? Bersyukurlah jika kita tidak termasuk yang mendadak, dan pertahankan kebaikan yang mendadak bila kita termasuk yang mendadak.

Jika meminta maaf itu ibarat mencabut paku yg telah tertancap, lalu bagaimana kita utk 11 bln ke depan?
Apakah kita mampu merelakan kesalahan org lain tanpa perlu dia minta maaf? Pertanyaan ini hanya kita yang tahu jawabnya dan kita pula yang tahu bagaimana proses untuk mencapainya.

 

Selamat hari raya idul fitri 1438 Hijriyah/2017 Masehi dan jadikan diri kita lebih baik di bulan- bulan selanjutnya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: