Sekilas Mengenai Bekam

Bekam. Sebuah kata yang sudah dikenal oleh banyak orang, dan bekam telah menjadi seperti pengobatan ala Islam. Apakah benar begitu? Tidak. Memang benar bekam adalah pengobatan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad tetapi itu bukan mutlak milik umat Islam. Karena praktek bekam sendiri telah dikenal jauh sebelum kelahiran Islam di Mekkah.

Sebuah sumber mengatakan kepada saya, bahwa ribuan tahun yang lalu orang-orang Mesir melakukan terapi bekam dengan cara mematukkan ular ke lokasi atau titik yang dimaksudkan. Tentu saja ular yang digunakan sebagai pengganti gelas kop itu bukan dari jenis ular berbisa. Dan di masa sekarang, lintah telah menggantikan ular untuk menjalankan fungsi sebagai penghisap darah. Anda dapat meneruskan teori asal usul bekam ini dengan mengatakan : jika demikian, orang-orang Mesir tentu belajar dari kaum sebelum mereka. Pendapat seperti itu sah- sah saja karena kita juga mengetahui bahwa ilmu pengetahuan atau kedokteran akan selalu berkembang.

Dan beberapa literatur yang saya baca memang menyatakan seperti itu bahwa teknik bekam memang mengalami perubahan menuju lebih baik. Di masa kecil, saya melihat para orang tua melakukan bekam dengan api. Sebuah gelas dipanaskan lalu gelas itu ditempelkan pada bagian yang sakit. Untuk masa sekarang kita telah mengenal alat bekam yang menggunakan pompa untuk menghisap udara keluar dari gelas dan akhirnya kulit menjadi merah atau hitam, baru kemudian kita keluarkan darah statisnya.

Hari ini, bekam hadir di tengah masyarakat bukan sebagai pengobatan alternatif. Dalam sebuah pendapat,menurut saya, alternatif merupakan arti dari sebuah jalan yang berbeda. Contohnya begini, jika kita pergi ke praktisi bekam untuk suatu pengobatan dan tidak kunjung sembuh maka pergi ke dokter merupakan alternatif bagi kita. Dan sebaliknya, jika kita tidak kunjung membaik dengan cara penanganan kedokteran modern, maka bekam atau terapi tradisional lainnya (misalnya tusuk jarum) adalah sebuah alternatif. Jadi kata alternatif ini bermaksud “mencari jalan keluar selain jalan yang telah kita tempuh.”

Pada terapi bekam yang kami lakukan telah terdapat kombinasi dari tiga fungsi, yaitu diagnosis, penyembuhan dan perawatan kesehatan. Artinya adalah setiap kali pasien melakukan bekam pada kami, maka kami akan memberitahukan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pasien selama masa penyembuhan. Tentu saja kami tidak mengabaikan saran-saran dari para dokter atau ilmu kedokteran.

Untuk konsultasi lebih lanjut, kami persilahkan menghubungi :

Roni Dwi Risdianto

0813 5760 9831 (WA/SMS/Telp)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: