Kidung Wit Asem

Jerat Waktu

Di setiap malam selalu ada kata-kata yang disembunyikan, mereka akan terungkap ketika matahari terang bersinar.

Pada setiap bayangan siang selalu ada kalimat yang terungkap, mereka akan bersembunyi di dalam pekat.

Setiap perjalanan selalu ada cerita terangkai, mereka hadir meski terpasang tanpa bingkai.

Pada lorong-lorong hati ada celah tersembunyi, menyimpan teriak meski tak terucap.

Waktu akan berlalu. Terus berganti detik, menit, hingga hari kembali pagi.

Tiba saatnya kini merangkai kata, dan menyusun kalimat baru. Meski tak membuat jemari menggoreskan puisi tentang cinta dan bahagia.

 

Bandung. 29-9-19

Kurniasastri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *