Malam semakin suram dan kelam, tiba-tiba dengan mengejutkan dengan wajah duka, Pangeran Benawa bertanya pada Arya Penangsang, “Paman, apakah benar Eyang Kakung seda ing palagan?”...
Derap langkah Arya Penangsang teredam oleh hiruk pikuk halaman luar istana. Dia tidak tergesa, setiap tapak kakinya terukur menyatu dengan denyut kota yang tak lagi...
Nyi Poh Gemrenggeng terpana! Dia sama sekali tidak menduga bahwa Arya Penangsang dapat mengakhiri perlawanan Lembu Jati lebih cepat dari dugaannya. Perempuan itu sempat berpikir...
Ada rasa tak percaya dalam diri Lembu Jati menyaksikan hasil akhir pekerjaan Arya Penangsang. “Sungguh, anak Surawiyata itu seperti jelmaan iblis yang berbuat tanpa dapat...
Namun kesadaran diri bahwa ilmunya belum teruji agar dianggap setara dengan Arya Penangsang ternyata belum menguasai perasaan Nyi Poh Gemrenggeng. Perempuan berusia lebih separuh baya...
Adipati Jipang tersebut tidak menyahut. Sekilas dia memandang kedudukan Lembu Jati lalu mengubah cara bertempur. Mula-mula Arya Penangsang melompat ke tepi lingkaran yang seakan menjauhi...
Namun Arya Penangsang cukup waspada. Meski tidak melihat cara lawan saat akan menyerang dari belakang, Arya Penangsang menggeser kaki sebelah, sedikit menekan lutut, lantas menerjang...
Lembu Jati ternganga karena gerakan Arya Penangsang yang di luar perkiraan. Sekejap kemudian dia tampak berpikir keras mencari jalan menghentikan perjalanan Arya Penangsang. “Bila dia...
Pengalaman dan ketenangan sering sejalan dengan raihan kemenangan. Meski Arya Penangsang tidak mendapatkan pengajaran dengan tujuan seperti itu, tetapi gurunya termasuk orang berjiwani tinggi. Sentuhan-sentuhan...
Tak ada orang lain sejauh mata memandang di atas jalanan yang dilalui oleh Arya Penangsang. Dalam waktu itu, pasangan tua berjalan dengan langkah terburu-buru. Meski...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.