Tag : baca cerita silat gratis

Bab 8 Malam Petaka

Malam Petaka 7 – Api di Grajegan

kibanjarasman
“Kekuatan kita belum dapat menandingi daya serbu Pajang yang sebenarnya. Aku pikir, gagasanmu adalah sebuah alasan bodoh untuk bunuh diri. Mpu, malam ini adalah malam...
Arya K-Mas

Arya K-Mas : Pertarungan Singkun Melawan K-Tarax

kibanjarasman
Arya K-Mas, dengan kerutan di dahinya, mendengarkan cerita Singkun dengan seksama. “Berakhir dengan perkelahian di antara kami,” kata Singkun, suaranya sedikit serak. “Lalu?” tanya Arya...
Bab 8 Malam Petaka

Malam Petaka 6 – Kado Pernikahan Berdarah di Grajegan

kibanjarasman
Ada amarah dan kecewa sekaligus kekhawatiran atas keselamatan Bondan – yang berada di Kademangan Grajegan – membuat para pengiring dari Pajang itu merasa berat menjalankan...
Nagasasra dan Sabuk Inten

Nagasasra dan Sabuk Inten 21 – Pertarungan Naga Hitam Melawan Laki-laki Lintang Kemukus

kibanjarasman
“Tetapi karena kesaktian mereka masing-masing, senjata-senjata itu hampir tidak banyak berguna. Laki-laki bintang itu ternyata tidak saja mampu bertempur di atas daratan. Sekali-sekali ia terjun...
Nagasasra dan Sabuk Inten

Nagasasra dan Sabuk Inten 20 – Pahatan Naga

kibanjarasman
Ki Ardi sendiri yang pada saat itu sedang berada disamping api yang menyala nyala, sedang memahat sebuah batu besar. Ternyata rumah Ki Ardi tidaklah lebih...
Bab 8 Malam Petaka

Malam Petaka 5 – Api di Dalam Sekam

kibanjarasman
Matahari nyaris menggapai puncak langit ketika suasana di sekitar Bondan serta Siwagati perlahan menjadi hening. Resi Gajahyana telah berhadapan dengan Ki Sarwa Jala. Mereka didampingi...
Jejak di Balik Kabut

Jejak di Balik Kabut 10 – Paksi Mengajarkan Arti Harga Diri

kibanjarasman
Ki Bekel mengangguk-angguk. Namun katanya “Bukankah kau tidak akan segera meninggalkan padukuhan ini?” Adeg Panatas tersenyum. Katanya, “Tidak kakang. Bukankah aku orang padukuhan ini? Aku...
Bab 8 Malam Petaka

Malam Petaka 4 – Menjelang Hari Besar

kibanjarasman
Hingga pada masa yang berlaku sesuai kebiasaan orang-orang Grajegan, maka Bhre Pajang segera mohon undur diri. Dia beserta seluruh rombongan akan kembali ke Pajang. Dalam...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.