Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 51

“Kita telah menerima banyak laporan dari petugas sandi yang berkeliling di sekitar Tanah Perdikan,” Ki Untara berhenti sejenak. Tatap matanya belum beranjak dari punggung para petani yang berjalan meninggalkan barak pasukannya. Kemudian katanya, “Sejumlah orang yang terbagi dalam kelompok-kelompok kecil telah memasuki Menoreh.” Ia mengerutkan kening sambil menunggu Sabungsari mengucap kata-kata. Namun orang yang ditunggunya […]

Langit Hitam Majapahit

Bondan – Langit Hitam Majapahit 15

Penyesalan terdengar jelas dari kata-kata yang diucapkan oleh Bondan. “Perasaan yang ada dalam hati setiap manusia akan menjadi penentu akhir, Bondan. Dan setiap orang mempunyai pengendalian yang bertingkat-tingkat dan berbeda,” ucapan Resi Gajahyana mendengung di bagian dalam pendengaran Bondan. “Seorang lawan yang sangat hebat dan sama sekali tidak menunjukkan watak yang kasar melalui ucapan. Meski […]

Toh Kuning

Toh Kuning, Benteng Terakhir Kertajaya – Alas Kawitan 18

Pada saat itu, Toh Kuning menggunakan bagian ilmu yang dipelajarinya secara khusus dari seorang brahmana untuk pengobatan. Kemudian ia mengembangkan ilmu itu hingga dapat menggunakan jari-jarinya sebagai senjata yang dapat yang dapat merusakkan jaringan tubuh lawannya. Setiap sentuhan ujung jemarinya mampu mengantarkan lawannya ke gerbang negeri kematian. Toh Kuning dengan sunguh-sungguh telah mengetahui setiap simpul […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 50

Jati Anom. Terik matahari mengawali hari di pedukuhan kecil dengan cara yang sedikit berbeda. Sinarnya yang sebenarnya sangat terang itu terhalang arak-arakan mendung yang diperjalankan oleh angin. Dengan demikian keadaan syahdu melibat alam pedukuhan begitu erat. Selemparan mata memandang sepanjang jalur utama, tampak rindang pohon memayungi hampir seluruh bagian jalan. Telah lazim diketahui banyak orang […]

Toh Kuning

Toh Kuning, Benteng Terakhir Kertajaya – Alas Kawitan 17

Benturan itu tidak mempengaruhi keadaan Ken Arok. Bahkan, ia dapat melihat sebuah kesempatan justru ketika ia berada di bawah tekanan. Terhuyung mundur beberapa langkah, Ken Arok mendapat keleluasaan untuk membuka telapak kirinya dan melepaskan tenaga inti dari jarak jauh. Tiba-tiba kaki kanan Ki Gading Seta terangkat ke atas dan menyentuh pergelangan tangan Ken Arok. Kecepatan […]

Langit Hitam Majapahit

Bondan – Langit Hitam Majapahit 14

Melihat persiapan yang dilakukan Mpu Gemana, Bondan mengerti jika lawannya tidak akan mendahului dengan sebuah serangan. Saat itu, Bondan merasa harus segera mengambil satu keputusan. Dengan ikat kepala yang terjuntai, ia menggerak-gerakkan tangannya ke depan dan belakang seolah mendayung perahu dengan menggeser langkah mendekati lawannya. Kematangan Mpu Gemana dalam pertarungan menjadikan dirinya lebih tenang mengamati […]