Dari arah belakang kediaman Ki Gede Menoreh Berulang-ulang mereka bersinggungan. Berulang kali pula terjadi adu kekuatan dalam batas-batas yang hanya mereka berdua saja yang mengerti. batas tindak. Ki...
Regu pembunuh pilihan itu tak gugup dengan serbuan kilat pasukan khusus Mataram! Bahkan mereka menunjukkan ketenangan serta kematangan sebagai petarung yang teruji dalam berbagai medan sulit. Mesin pe...
Beberapa saat menjelang senja, bagian depan dan jalanan di sekitar rumah Ki Gede Menoreh juga tidak menampakkan kejanggalan. Segala sesuatu berjalan sebagaimana biasa dan memang tampak wajar. Sejumlah...
Dalam kesempatan yang sangat sempit itu, Ki Demang Brumbung merasakan sesuatu yang lain dalam dirinya. Ada denyut halus di persendian, ada panas yang merambat dari dada ke lengan. Dia sadar bahw...
Hening. Itu seperti sekat tebal berwarna hitam merentang panjang di antara pepohonan. Tidak ada desir, tidak ada dengus napas yang buru-buru dikeluarkan, bahkan jangkrik pun tahu diri untuk berhenti b...
Namun, pemandangan berbeda justru terlihat pada diri Ki Wedoro Anom. Sosok yang semula gagah berani dan perkasa itu gagap menghadapi keadaan yang berkembang sangat cepat. Mukanya yang memerah karena t...
Perkiraan Ki Demang Brumbung memang tidak sepenuhnya salah mengenai siasat Raden Atmandaru yang berulang. Percobaan pembunuhan Ki Patih Mandaraka di Slumpring dan sekitar Kepatihan, menciptakan kerusu...
Malam yang semakin dingin tidak mampu mengubah jalur penyisiran yang dilakukan Ki Demang Brumbung bersama Sukra. Mereka merayap, mendekati rumah bambu yang berada di bawah tebing curam itu. Berdasarka...
“Kita bermalam di sini, Nyai?” tanya Kinasih pada Pandan Wangi. Perempuan yang ditanya pun mengangguk, lalu katanya, “Benar.” Kinasih mengamati suasana di sekitar mereka ketika cahaya matahari mulai k...






