Agung Sedayu lalu berbalik, melangkah menuju bangunan mungil di belakang kediaman induk. Pintu setengah terbuka. Dari dalam terdengar suara air dituangkan dan langkah halus di...
Ada sedikit perubahan pada garis wajah Agung Sedayu. Yah, dia sudah mengetahui upaya jahat yang dilakukan oleh orang-orang Raden Atmandaru. Dia pun sudah menimbang segala...
Sesaat dia berhenti, kemudian berkata lagi, “Ketika keadaan agak tenang dan perhatian mengarah pada satu gelanggang, seseorang muncul lalu bersikap seperti pahlawan.” “Bicara tentang Dusun...
Ki Garu Wesi tidak menyahut. Hanya lengannya yang terjulur menerima mangkuk dari Ki Prana Aji. Demikian pula Ki Prana Aji yang seperti lupa cara menjawab...
“Apakah ada kabar baru dari Dusun Benda?” tanya Ki Demang Brumbung dengan senyum meski kepalanya menggeleng. “Seharusnya kita sudah menerima laporan dari sana pada pagi...
Agung Sedayu mengangguk. Sepintas dia menangkap lirik mata Pangeran Selarong saat mengarah pada pintu ruangan yang tertutup rapat. Kemudian terlihat pula olehnya perubahan pada garis...
Pagi belum sepenuhnya menampakkan diri ketika orang-orang di Kepatihan memulai hari dengan berbagai kesibukan. Kabut tipis masih tampak melayang di atas atap bangunan ketika suara...
Setelah mengatur jalan napas, Pangeran Purbaya berkata, “Dalam keadaan sekarang, ketika hampir setiap mata tertuju padanya, maka tidak banyak yang dapat dilakukan Ki Rangga selain...
Sebelum Agung Sedayu menjawab, Ki Untara berpaling pada Ki Patih Mandaraka, lalu berkata, “Saya pikir Ki Gede bukan hanya menjadi seorang pemimpin di Tanah Perdikan,...
Jarak dari Keraton ke Kepatihan tidak terlalu jauh saat Agung Sedayu menempuhnya dengan berkuda. Meski begitu, Agung Sedayu tidak langsung mengarahkan tujuan ke Kepatihan. Ada...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.