Karena kalian mungkin telah mendengar kabar bahwa aku dapat meninggalkan kapal Raden Trenggana dengan selamat. Dan mungkin saja kalian akan melihatku berlari meninggalkan medan perang....
Kegagahan laskar prajurit Blambangan tampak dari gambar-gambar yang terlukis pada bendera dan umbul-umbul. Ketangguhan mereka sebagai penjaga perairan sangat jelas terlihat sekalipun mereka tidak bera...
Hyang Menak Gudra pun mengangguk kemudian berkata pelan, ”Ki Tambak Langon telah menyediakan dirinya untuk menjadi orang yang pertama. Ia akan didampingi oleh Banyak Kitri dan Semambung.” Dua alis Gag...
“Mungkin ini adalah kelemahan kami karena Ki Rangga berada di pihak yang berbeda dengan kami,” kata Ki Lurah Sanggamurti menggelengkan kepala. “Tidak, Ki Lurah,” sahut Ki Rangga Gagak Panji, ”Demak me...
“Paman berada di perairan Blambangan.” “Aku ada di dalam kapalku.” “Kedatangan Paman tidak mendapat izin dari Hyang Menak Gudra.” “Menak Gudra bukan siapa-siapa.” “Jatuhkanlah perintah untuk menangkap...
Dahi Gagak Panji berkerut. Dengan dua alis yang saling bertaut, ia bertanya, ”Saya tidak merasa telah membuat Anda marah, Paman. Dan pula saya tidak membuat kekacauan seperti yang dilaporkan para petu...
“Masuklah, pintu tidak terkunci!” perintah Raden Trenggana dari dalam. Gagak Panji mendorong pelan dan sedikit bunyi berdecit ketika pintu bergeser. Tak lama, ia telah berada di dalam ruangan yang tid...
Sebenarnyalah para pemimpin yang berkumpul di Panarukan menginginkan perundingan tetapi mereka kesulitan untuk menunjuk orang yang dapat mewakili Blambangan. Pada malam mereka — dan dihadiri Hya...
Mereka bertiga menjawab dengan anggukkan kepala. “Sejauh mana mereka telah mengadakan persiapan?” Ra Kayumas pun kemudian menjelaskan secara terang bahkan ia menambahkan usulan tambahan yang digagas o...

