Dua malam sebelum terjadi pengambilalihan kekuasaan di Kahuripan, Ki Cendhala Geni telah didatangi oleh orang yang juga menemui Patraman. Ia telah memutuskan untuk turut serta dalam gerakan yang dipim...
“Ki, bukanlah karena kehebatanku tetapi nama Ki Cendhala Geni mampu menembus sekat-sekat yang ada,” Laksa Jaya berkata sambil tersenyum. “Baiklah. Apa keperluanmu kemari? Aku seorang patih di kota ini...
“Namaku Laksa Jaya. Berasal dari barak prajurit di Wringin Anom,” akhirnya suara Laksa Jaya keluar dengan getar penuh gejolak. Prajurit itu berjalan memutari Laksa Jaya dengan mata melihat dari kepala...
“Baiklah. Katakan padanya, aku menunggu tanda baik darinya. Pulanglah sekarang!” “Baik, Ki. Saya mohon diri,” prajurit itu mengucapkan kata-kata masih dengan kepala menunduk. Segera ia memutar tubuh d...
Ia mengakui dalam hatinya, salah satu sebab yang membuat Tiro Dharma keluar dari keprajuritan adalah penolakannya atas permintaan perwira itu untuk menambah kesejahteraan bagi prajurit. Seharusnya seb...
Keadaan seperti itu berlangsung cukup lama dan telah melewati sejumlah pekan tanpa gejolak. Tidak ada kecurigaan yang terbit di hati orang-orang sekitar padepokan Ki Sura Tenggulun. Mereka telah terbi...
Pemberontakan Senyap Empat atau lebih lima bulan sebelumnya. Pada saat Ki Cendhala Geni dan Ubandhana berhasil meloloskan diri dari sergapan di Alas Cangkring, mereka selama berhari-hari tingga...
“Jika begitu,” kata Patraman melanjutkan sambil mengelus dagunya, ”agar dua pekerjaan dapat terlampaui, Ki Cendhala Geni mungkin dapat menjadi jawaban terbaik.” “Bagus.” “Dan, aku segera membinasakan ...
“Engkau suruh aku menculik Arum Sari lalu membebaskannya? Patraman, dadarkah kamu dengan perkataan itu? Engkau seorang prajurit!” Sebenarnya Laksa Jaya sangat memahami watak temannya, tetapi menculik ...

