“Apakah itu belum terlambat? Beberapa nama sudah dimunculkan, bahkan sejak hari pertama keberangkatan Paman Trenggana. Kurang ajar, hanya itu yang dapat muncul dalam pikiran ketika mendengar kabar itu...
Malam semakin suram dan kelam, tiba-tiba dengan mengejutkan dengan wajah duka, Pangeran Benawa bertanya pada Arya Penangsang, “Paman, apakah benar Eyang Kakung seda ing palagan?” Udara di ruangan itu ...
Derap langkah Arya Penangsang teredam oleh hiruk pikuk halaman luar istana. Dia tidak tergesa, setiap tapak kakinya terukur menyatu dengan denyut kota yang tak lagi asing. Perasaan Adipati Jipang itu ...
Nyi Poh Gemrenggeng terpana! Dia sama sekali tidak menduga bahwa Arya Penangsang dapat mengakhiri perlawanan Lembu Jati lebih cepat dari dugaannya. Perempuan itu sempat berpikir bahwa Lembu Jati belum...
“Baiklah, jika demikian, tidak akan ada keberatan di antara kita berdua,” tegas lurah prajurit seraya menerima dua senjata dari tangan Ki Tumenggung Suradilaga. Selang beberapa lama, prajurit jaga men...
Tidak banyak yang diketengahkan mengenai sosok wanita pemberani, ratu segara yang disegani bangsa asing dan kerajaan-kerajaan sekitar Demak pada masa itu. Dukungannya terhadap angkatan laut Demak pun ...
Entahlah, tiba-tiba ada keinginan menjadikan lagu Hong Wilaheng karya almarhum Gombloh sebagai backsound. Silahkan menikmati kelanjutan kisah Penaklukan Panarukan bab2 Sabuk Inten. Mingkar mingkuring ...
Apakah keris pusaka Sabuk Inten adalah permata yang mengandung energi gaib atau tenaga sakti? Entahlah, Adipati Hadiwijaya atau yang juga terkenal dengan nama Jaka Tingkir tidak mengatakan itu di depa...
Sepintas mengenai novel Penaklukan Panarukan : Diawali dengan sikap keberatan dari kerabat keraton Demak, kisah bergulir dengan dimasukkannya tokoh-tokoh sejarah seperti Ki Kebo Kenongo, Jaka Tingkir ...





