“Baiklah, jika demikian, tidak akan ada keberatan di antara kita berdua,” tegas lurah prajurit seraya menerima dua senjata dari tangan Ki Tumenggung Suradilaga. Selang beberapa lama, prajurit jaga menyampaikan pesan Adipati Hadiwijaya pada lurah prajurit. Pemimpin penjagaan kemudian membalikkan badan lalu melangkah menghampiri Ki Tumengung Suradilaga. Katanya, ”Silahkan Ki Tumenggung, saya akan mengantarkan Ki Tumenggung menghadap Tuan Adipati. Mari!” Ki Lurah berjalan beriringan dengan Ki Tumenggung Suradilaga.
arya penangsang baca cerita silat gratis Blambangan cerita silat cerita silat Indonesia cerita silat Jawa Cerita silat Jawa Demak cerita silat kerajaan Jawa cerita silat klasik Jawa cerita silat Mandarin cerita silat online cerita silat tanah Jawa Demak Padepokan Witasem Pangeran Benawa penaklukan panarukan pertempuran laut jawa sabuk inten sultan trenggana
