“Mungkin ini adalah kelemahan kami karena Ki Rangga berada di pihak yang berbeda dengan kami,” kata Ki Lurah Sanggamurti menggelengkan kepala. “Tidak, Ki Lurah,” sahut Ki Rangga Gagak Panji, ”Demak me...
Malam beranjak sejengkal demi sejengkal menuju kegelapan. Seorang penunggang kuda melintasi bulak panjang dengan derap sangat cepat. Seolah sedang mengejar bayangan setan, sesekali ia melecutkan cambu...
Suasana begitu tegang. Sukra memberanikan diri berkata pada Ki Patih Mandaraka, “Marilah, Ki Patih. Saya tidak dapat menolak perintah Ki Lurah untuk mendampingi Ki Patih.” Sebelum Ki Patih Mandaraka m...
Kedudukan Kiai Bagaswara sangat dekat dengan Sukra, maka untuk menyelamatkan Sukra dari kematian, paman guru Ki Tumenggung Purbarana menjentikkan jemari, menyasar batang keris yang deras menuju dada S...
”Ki Banyak Abang,” ulang Bhre Pajang lalu bangkit, berjalan maju setapak demi setapak, dengan tombak terjulur ke arah leher senapatinya, kemudian katanya, ”bukan kau pernah berjanji rela mati jika aku...
Ki Demang Brumbung menerkam Ki Ramapati dengan ganas, sejenak kemudian, mereka kembali terlibat dalam pergumulan hebat. Kedoknya terbongkar, maka tidak ada pilihan bagi Ki Ramapati selain menghabisi t...
“Ki Patak Ireng!” seru Ki Rangga Ramapati ketika mengenali bayangan orang yang berkelebat menerjang seorang rekannya, Ki Demang Brumbung. “Maafkan saya, Ki Rangga!” sahut orang yang disebut namanya ol...
“Paman berada di perairan Blambangan.” “Aku ada di dalam kapalku.” “Kedatangan Paman tidak mendapat izin dari Hyang Menak Gudra.” “Menak Gudra bukan siapa-siapa.” “Jatuhkanlah perintah untuk menangkap...
Selagi Sukra kalut dengan perintah Agung Sedayu, selagi Ki Patih Mandaraka menilai keadaan Agung Sedayu secara menyeluruh, seseorang datang dengan kecepatan tinggi. Dari jarak pandangnya, Ki Patih Man...


