“Tahan, sabar dulu Ki Lurah,” kata Ki Tumenggung Untara dengan sareh. Hukuman mati itu dapat diterima sebagai keputusna wajar jika kita memandangnya dari kedudukan Pandan Wangi atau kita adalah diriny...
“Bagus, kalau kau tak mau berhenti, aku akan melanjutkan hitunganku, lalu sesudah itu kalian akan mampus semua. Dan gadis itu akan aku bawa pulang tanpa seorang pun dapat menghalangi,” kata pemuda itu...
“Kami berdua tidak berada pada kedudukan yang pantas untuk mencari kelemahan rencana Ki Tumenggung,” ucap Ki Kertapati penuh hormat. “Suasana di Pedukuhan Jagaprayan sedang dalam guncangan. Itu bukan ...
Beberapa pengawal segera berkumpul di tempat yang ditentukan Pandan Wangi. Mereka bertukar pandang dengan banyak tebakan di dalam pikiran masing-masing. Hari masih belum pagi tapi perintah Pandan Wang...
Pada malam Sangkal Putung dilanda kerusuhan, Pandan Wangi secara teratur mendapatkan laporan dari orang-orang yang diutusnya secara khusus mengamankan kediaman Ki Demang Sangkal Putung. Dengan demikia...
Nyi Poh Gemrenggeng terpana! Dia sama sekali tidak menduga bahwa Arya Penangsang dapat mengakhiri perlawanan Lembu Jati lebih cepat dari dugaannya. Perempuan itu sempat berpikir bahwa Lembu Jati belum...
Pada hari itu, perjalanan tak menemui gangguan apapun. Ketika matahari hampir terbenam, segera pemimpin rombongan memerintahkan tiga orang pengawal berpencar untuk mendapatkan tempat berkemah yang ama...
Tanpa melihat Dharmana, Swandaru berkata, “Itulah yang aku khawatirkan. Kemampuan akan perlahan-lahan menurun lalu benar-benar tertinggal karena ketakutan yang mengendap dalam hati kalian. Ketika bent...
“Kami tahu peristiwa di masa lalu yang terjadi di kademangan ini,” ucap Dharmana setelah beberapa saat dengan wajah tegar menatap Swandaru. “Itu adalah peristiwa besar yang ptut dikenang dan dijadikan...







