Langit Hitam Majapahit

Bondan – Langit Hitam Majapahit 5

”Sipat keketan! Anak ingusan sepertimu telah mencampuri urusan orang dan sekarang kabur dari perkelahian? Berhenti!” Sampar mencoba mengejar namun kini ia telah menyadari bahwa anak muda yang dikejarnya bukan pemuda biasa. Prana Sampar yang bernafsu untuk membunuh Bondan pun tiba-tiba disergap keraguan.Meski begitu, ia mempunyai pikiran buruk apabila Bondan menjadi sumber berita tentang tersiarnya kabar […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 33

Mpu Wisanata turut merasakan perbedaan dari lingkar perkelahian yang berada tidak jauh darinya. Sudut mata lelaki yang dulu pernah bergabung dengan Ki Saba Lintang ini menangkap pergerakan luar biasa dari Sayoga. Maka, kemudian orang-orang yang terlibat dalam pertempuran itu secara tidak sengaja menarik napas panjang bersamaan. Ya, mereka berharap Sayoga dapat menahan keseimbangan  atau setidaknya […]

Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 9

Perasaan lurah prajurit tergetar hebat melihat perubahan yang terjadi pada diri Toh Kuning. Betapa seorang anak muda yang bermanis muka ketika berbicara dengannya, kini telah berubah menjadi serigala haus darah. Sekujur tubuh Toh Kuning yang basah oleh darah dan bercampur keringat di bawah timpa remang cahaya menimbulkan kengerian bagi orang yang melihatnya. Senyum  ramah dan hangat […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 32

Sesekali keduanya terpental beberapa langkah ke belakang setiap kali saling membenturkan tenaga. Pada satu kesempatan, tubuh Sayoga melenting dan berputar beberapa kali di udara, ia meluncur deras ke arah Ki Sarjuma seperti harimau menerkam mangsa tetapi dengan sigap lawannya meloncat ke samping sambil melepas satu pukulan keras menghantam bagian kepala Sayoga. Lelaki muda dari Kedawung […]

Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 8

Pertempuran itu telah kehilangan keseimbangan, dentang senjata beradu mulai melemah seiring dengan tumbangnya prajurit Kediri  satu demi satu. “Aku kira tidak boleh ada satu orang prajurit pun yang terlihat hidup,” lirih Toh Kuning berkata. Ia merubah keputusan dan harus membunuh perasaannya sendiri. Jika pada pertemuan awal, Toh Kuning merasa berat dengan adanya kematian, tetapi kini […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 31

Hujan telah reda, semak dan rerumputan tampak berserak. Para pengawal Menoreh kembali menyusun barisan lebih rapi dan kuat. Mereka telah menerbitkan semangat bertempur lebih kuat dari sebelumnya.  Mereka mendengar ucapan lantang orang yang mereka tuakan. Mereka harus berbuat sesuatu untuk mencegah kerusakan yang lebih besar. Kekacauan yang terjadi di rumah Agung Sedayu dan sebuah pasar […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 30

Sayoga sadar bahaya yang mengintai para pengawal Menoreh. Ia mempunyai pilihan di tengah waktu yang terbatas. Namun itu tidak menjadi satu dalih baginya untuk melanjutkan perjalanan menemui Ki Argapati, Sayoga justru mengambil kesempatan untuk memperbaiki keadaannya. Empu Wisanata tentu dapat bertahan dari kebuasan orang-orang yang tidak mempunyai pendirian jelas ini, tetapi para pengawal? Mereka akan […]

Barang dan Jasa

Antara Takdir dan Nelangsa – Ratap Sekerat Harap

Di dalam kisah pendek ini, pengabdian seorang istri disebutkan tidak kepalang tanggung. Kalimat yang diucapkan dengan sungguh-sungguh oleh sang istri menjadi pembuka cerita pendek ini. Adakah yang salah? Tidak ada! Kesalahan adalah keajaiban lain dari karya Tuhan. Begitu pula dengan kebenaran! Yang membedakan adalah ketika seseorang menganggap dirinya sebagai pembenar. Maksudnya, ia menggunakan banyak dalil […]

Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 7

Perkelahian semakin sengit. Orang-orang yang berada di dalam lingkaran maut mulai bersimbah darah, meski belum ada yang tumbang. Setiap orang mempunyai tujuan yang berbeda walaupun mereka terikat pada satu kelompok yang sama. Ada prajurit yang bertempur mati-matian untuk kenaikan pangkat dan nama baik, ada pula yang berkelahi karena ingin mempertahankan hidup, ada pula yang mengangkat […]