Beranda / Cerita wimala

Menjelajahi Tag: Cerita wimala

kepak sayap angsa, padepokan witasem, prosa liris

Urung Aku terduduk lesu di sudut ruang. Tampaknya usahaku kali ini akan menemui kegagalan. Hari ini gadis berkulit coklat itu akan mengikuti vaksinasi di puskesmas tak jauh dari sini. Dia telah memant...

nir wuk tanpa jalu, bulan telanjang, sang maharani, novel indonesia, prosa liris, novel silat indonesia, cerita silat jawa

Cahaya bulan memantul keemasan dari balik riak sungai. Gelombang kecil yang tercipta dari langkah kaki para gadis, menari-nari di sela jari kakiku. Langkahku terhenti. Dingin menembus hingga ke tulang...

Malam semakin muram, saat Bapak menggebrak meja. Ia murka! Matanya membara, suaranya  menggelegar mengoyak gendang telingaku. “Siapa yang menyuruhmu mengambil semua ini?” Jari telunjuk itu...

Menjes, ote-ote, dadar jagung, dan semangkuk cabe hijau girang menyapa. Benar. Ternyata tak sampai hitungan menit di dalam sana, lambung semakin bersemangat menabuhkan bunyi-bunyian. Astaga! Ke mana l...

Hari ini, seorang lelaki membawaku keluar dari ruang pengap dan dingin yang sudah satu bulan aku tempati. Saat pertama kali melihat dia, aku lega. Wajahnya sumringah, terlihat senang kepadaku. Ah, sem...

error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.