Senja telah merekah. Matahari menuju peraduan, merah saga menghiasi dan membuai setiap insan yang menikmati. Senja ini adalah milik mereka, empat orang sahabat yang mencoba hidup di alam bebas meski h...
Urung Aku terduduk lesu di sudut ruang. Tampaknya usahaku kali ini akan menemui kegagalan. Hari ini gadis berkulit coklat itu akan mengikuti vaksinasi di puskesmas tak jauh dari sini. Dia telah memant...
Cahaya bulan memantul keemasan dari balik riak sungai. Gelombang kecil yang tercipta dari langkah kaki para gadis, menari-nari di sela jari kakiku. Langkahku terhenti. Dingin menembus hingga ke tulang...
Malam semakin muram, saat Bapak menggebrak meja. Ia murka! Matanya membara, suaranya menggelegar mengoyak gendang telingaku. “Siapa yang menyuruhmu mengambil semua ini?” Jari telunjuk itu...
Menjes, ote-ote, dadar jagung, dan semangkuk cabe hijau girang menyapa. Benar. Ternyata tak sampai hitungan menit di dalam sana, lambung semakin bersemangat menabuhkan bunyi-bunyian. Astaga! Ke mana l...
“Mbak, anak-anak sudah sehat?” sebuah tanya darimu, bukan hanya menyentuh kuping tapi juga merobek hati. Tak ada inginku untuk menjawab bahkan sekadar mendongakkan wajahpun enggan. Aku tid...
Baru sembuh dari sakit, tidak serta merta membuatku sehat wal afiat. Namun keharusan mengantar Panglima bertemu dokter, membuat aku harus merasakan kembali napas tersengal sekian kali. Aku heran, meng...
Hari ini, seorang lelaki membawaku keluar dari ruang pengap dan dingin yang sudah satu bulan aku tempati. Saat pertama kali melihat dia, aku lega. Wajahnya sumringah, terlihat senang kepadaku. Ah, sem...


