Harapan Penulis : Dyanik, Dini, Dora, Dyna Eka, Esti, Frida, Lela Lia, Tri K, Winy, Erma Di ujung daun, sisa kabut enggan beranjak. Ia ingin mendekap pagi meski matahari datang menghampiri. Aku...
Seorang wanita bersandar pada sebuah pohon di tepi hutan, sebatang ranting melantun sajak. “Angin semilir melewati setiap celah dedaunan. Ia tidak pernah berhenti bergerak. Ia beralih karena kea...
Ia tenang memasuki padang. Mayat-mayat tumpang tindih dan membujur lintang. Ia berjalan diantara mayat yang terserak. Akime, nama gadis itu. Paras bundar menyorot padang sejauh mata memandang. Rasa ge...
Karya dari sejumlah emak yang tenang di Kelas Pengenalan Liris 22-29 Mei 2019. ====== Kain lusuhku semakin kumal seiring lalai yang kian menjulang saat usia di titik penghabisan. Lelah ia terkulai di ...
Kelopak mata Cah Gemblung terbuka lebar. Ternganga. Ia berseru. Aaaah.. Bothok teri. Diemplok. Tahu dipotong kecil-kecil. Diemplok. Oh mbak Indri, lihat wajahmu aku teringat bothok teri. Diemplok. Ber...
*Sayur Asem* Aku digemari banyak orang. Mereka memberiku nama, Sayur Asem. Emak menuangkan kacang panjang, kacang polong dan ada potongan daging yang membaur padaku. Di kota Tuban, aku sedikit pedas. ...
Melihatmu sendiri kala menahan lapar sama dengan melihat es tinta.. Kau berkata bahwa bahagia adalah ketika tercebur dalam semangkuk es tinta.. Tetapi semesta mengajarkan bahwa setiap kepul debu itu d...
Anu menerawang jauh. Ingin anu berada dalam satu keanuan yang megah, mewah dan sangat terbatas anunya. Bukan hanya anu ingin mengaku segala keanuan tetapi, satu anu yang pasti, anu adalah anugrah khus...
Aku penuhi gelas-gelas dengan arak yang memabukkan pada malam gelap. Meringkuk bagai bayi yang merindukan air susu ibunya. Hatiku resah dalam belaian puluhan hawa. Aku Rahwana, penguasa Aleng...
