Kapal-kapal pasukan Ki Sentot pun bergerak meninggalkan dermaga dalam kelompok-kelompok kecil. Jarak keberangkatan antar kelompok telah diatur sedemikian rupa hingga benar-benar luput dari pengawasan ...
Malam semakin larut dan setiap kepekatan telah melebur dalam gelap. Bondan dan Gumilang akhirnya tiba di depan gapura kademangan. Bondan memperingatkan para petugas yang sedang berjaga untuk semakin w...
“Aku adalah api itu sendiri dan aku akan membakar habis pasukan Majapahit sekalipun jumlahnya sehamparan tebasan parang,” kata Ki Cendhala Geni. “Begitukah?” “Begitulah. Selama ini aku merusak ketenan...
Tetapi keduanya meyakini bahwa Ken Banawa dan lurah prajurit lainnya akan membantu dua kademangan ini, untuk mempertahankan diri hingga batas akhir. Pohon harapan mulai mengakar dalam hati dua pemimpi...
Dalam waktu itu, Ken Banawa telah mengerti maksud pemimpinnya. Dan Ken Banawa memang akan mengajak Gumilang untuk turut menyertai Bondan, selain Ken Banawa telah mengetahui tingkat kemampuan Gumilang,...
Sesampainya di istana kepatihan yang telihat lengang di batas senja, Ken Banawa diperkenankan menghadap Mpu Nambi di serambi depan. “Saya mendapatkan laporan dari petugas yang mengejar Ki Cendhala Gen...
Keesokan harinya, seorang penjaga regol melaporkan bahwa ada sejumlah orang berkuda sedang berusaha menemui Ken Banawa dan Ki Demang. “Apakah ia menyebut nama?” tanya Ki Demang pada penjaga itu. “Tida...
Malam pun datang semakin dalam ketika iring-iringan yang dipimpin Ken Banawa memasuki halaman pendapa Kademangan Wringin Anom. Seorang penjaga regol bergegas mengabarkan kedatangan rombongan ini kepad...
“Apa sebenarnya yang terjadi pada padukuhan ini?” kata Bondan dalam hatinya. Ia tak habis pikir jika ada latihan keprajuritan di padukuhan – yang sebenarnya telah ada prajurit Majapahit yang men...

