“Kita semua akan bersiap dalam senyap. Sepekan ini harus mencukupi untuk segala persiapan,” sahut Jalutama setelah melihat ayahnya mengangguk. Maka, Jalutama segera membeberkan rancangan yang...
Jalutama yang terlihat gembira dengan kehadiran Bondan berusaha menyembunyikan raut wajah penasaran. Bondan mengetahuinya, lalu berkata, “Saya akan katakan semuanya, Kakang.” “Aku menunggunya, tetapi biarlah,...
Ketika kabut Resi Gajahyana telah lenyap, Siwagati meloncat dan memeriksa satu demi satu keadaan para pengejar Bondan. Sumba Sena mengikutinya dan memberi pertolongan sekadarnya. Tidak...
Di dalam sebuah barak pasukan bayaran yang berjarak setengah hari jalan kaki dari induk kademangan, beberapa orang berdiam diri seolah membeku. Tampak Toa Sien Ting,...
Keributan yang terjadi di Kademangan Grajegan telah meluas. Penjarahan kian kerap terjadi seiring dengan perkelahian antara para pengiring Bondan dan para pengawal kademangan. Terlebih para...
Perkelahian Nyi Kirana memanjat lebih tinggi, tapi Ki Jaranggi tidak lagi dapat bersabar meladeninya. Karena itu, Ki Jaranggi tidak lagi menunggu benturan demi benturan untuk...
Di tengah perjalanan menuju kota Pajang, rombongan pertama yang dikawal Ki Swandanu hingga tapal batas, telah mengambil jalur yang menyimpang. Mereka tak lagi berada di...
Sementara itu Sumba Sena seperti tersadar dengan kenyataan yang dihadapinya. Dia tampak berdiri merenung kabut yang bergerak-gerak di hadapannya. Dia tahu sejumlah orang Sanca Dawala...
Bondan dan Siwagati serta seorang lagi terlihat berlari di bawah remang cahaya menuju tempat Resi Gajahyana. Seketika sekelebat bayangan memotong jalur mereka dari belakang rumah....
Nyi Kirana disertai tidak lebih sepuluh orang Pajang bertarung sengit melawan orang-orang padepokan yang dibantu pengawal kademangan. Mereka gigih mempertahankan kedudukan berdasarkan aba-aba Nyi Kirana....
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.