“Dan jika Ki Nagapati telah berada di Pajang, apakah itu menjadi salah satu sebab penting selain sebuah janjiku padanya?” hati Bondan bertanya. “Lantas apa hubungannya dengan perubahan sikap Ki Wisang...
“Dan bukan tidak mungkin karena peristiwa itulah, akhirnya menjadikan sepak terjang Ki Wisanggeni seperti tidak ada kendali dalam dirinya,” berkata Ki Swandanu, ”sekelumit kisah di pertempuran tidak d...
Dua orang Pajang itu segera menaiki tlundakan pendapa. Tampak oleh Sela Anggara dari dekat jika rambut dua orang Pajang telah memutih sebagian. Di atas tikar pandan berwarna hijau, berdua utusan itu m...
Di bawah keremangan senja, dua ekor kuda berderap cepat mendekati kotaraja. Debu tebal mengepul terlanda jejak kaki kuda. Tiga pengawal pintu gerbang kota telah melihat kedua penunggang kuda yang mele...
Aku tengadah, menatap langit yang mulai dirambati suram. Aku tengok ke tempat api unggun, apakah seseorang telah menyalakan api? Ah ya, aku melihatnya. Lidah api tampak olehku seperti lentik jemari te...
“Kalian dilarang menghukum mati para penyusup ini sebelum Ki Tumenggung Mahesa Wunelang mengambil keputusan,” kata Toh Kuning sesaat setelah meringkus para penyusup kawanan Ki Barungga. Para prajurit ...
Langkah kaki Ken Arok tertahan ketika mendengar Toh Kuning berseru. Toh Kuning berjalan menghampirinya lalu berkata, ”Mereka yang memaksa diri pergi ke kotaraja akan menjadi urusanku.” Ken Arok mengan...
“Bagaimana jika Ken Arok kalah dalam pertempuran ini?” bertanya seorang pengikut Ken Arok pada orang di sebelahnya. “Kita akan bangga karena menjadi saksi pertarungan yang sebenarnya adalah wujud keku...
Ken Arok tidak menghentikan gelombang serangnya. Ia memburu Toh Kuning yang melesat menjauh darinya. Dalam jarak yang rawan dengan intaian maut, Toh Kuning mampu mengelak tendangan Ken Arok dengan men...




