Bab 1 Dua Utusan

Pajang, Gajahyana, majapahit, Lembu Sora, bara di borodubur, cerita silat jawa, padepokan witasem, tapak ngliman

Ki Swandanu lalu melanjutkan, ”Memang benar seperti yang dikatakan Angger Bondan. Saya maksudkan adalah memang benar ada perubahan akibat dari pengaruh orang-orang besar. Semenjak kehadiran beberapa o...

Pajang, Gajahyana, majapahit, Lembu Sora, bara di borodubur, cerita silat jawa, padepokan witasem, tapak ngliman

“Salah satu alasan?” Nyi Retna bergumam pelan lantas berpaling pada Bondan. Kemudian ia tersenyum dengan sorot mata penuh pengertian dan secercah harapan tampak berbinar di balik kelopak matanya. Bond...

Pajang, Gajahyana, majapahit, Lembu Sora, bara di borodubur, cerita silat jawa, padepokan witasem, tapak ngliman

Saya mendengarnya ketika utusan Mpu Nambi datang ke Pedukuhan Wringin Anom. Ia menyampaikan pesan agar saya secepatnya kembali ke kotaraja bila peperangan di Sumur Welut telah kami menangkan...

Pajang, Gajahyana, majapahit, Lembu Sora, bara di borodubur, cerita silat jawa, padepokan witasem, tapak ngliman

Ia mendesah pelan bersama kenangan itu. ”Eyang memang sudah berusia lanjut tetapi masih mempunyai ingatan setajam belati yang biasa digunakan di ladang. Atau aku yang memang sengaja melupakannya tanpa...

Pajang, Gajahyana, majapahit, Lembu Sora, bara di borodubur, cerita silat jawa, padepokan witasem, tapak ngliman

“Dan jika Ki Nagapati telah berada di Pajang, apakah itu menjadi salah satu sebab penting selain sebuah janjiku padanya?” hati Bondan bertanya. “Lantas apa hubungannya dengan perubahan sikap Ki Wisang...

Pajang, Gajahyana, majapahit, Lembu Sora, bara di borodubur, cerita silat jawa, padepokan witasem, tapak ngliman

“Dan bukan tidak mungkin karena peristiwa itulah, akhirnya menjadikan sepak terjang Ki Wisanggeni seperti tidak ada kendali dalam dirinya,” berkata Ki Swandanu, ”sekelumit kisah di pertempuran tidak d...

error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.