Kategori: Bab 2 – Nir Wuk Tanpa Jalu
Memasuki ibukota Medang, Dyah Murti harus menyesuaikan diri dengan tata kehidupan istana yang sama sekali berbeda dari dunia yang membesarkannya. Kesunyian, wibawa, dan aturan yang tak terucap perlahan membentuk cara pandangnya terhadap kekuasaan dan tanggung jawab. Di balik setiap peristiwa, dia menyadari bahwa langkahnya telah menjadi bagian dari perjalanan yang jauh lebih besar daripada dirinya sendiri.
