Sekejap kemudian, Glagah Putih nyaris kehilangan darah ketika batang tombak yang lain datang memburunya, menusuk pangkal leher dengan kecepatan tidak terkira. Galgah Putih tidak mempunyai kesempatan u...
Bila seperti dugaannya, bahwa para pengembara pasti menuju atau mencari kedai, maka perjumpaan antara Ki Tumenggung Prabasena bertiga dengan sekelompok penyerang yang dikirim dari Demak tidak mungkin ...
“Tidak sepantasnya,” kata Sabungsari di tengah perkelahiannya yang sengit, “seorang sahabat tega memusuhi anak dari orang yang diakuinya sebagai belahan jiwa.” “Menjadi aib bagi Ki Gede Telengan...
Dengan adanya dua pasukan berkuda yang sama-sama datang dengan cara mengejutkan, api peperangan seakan menyala semakin besar. Namun demikian, pengawal Gondang Wates tetap mampu mempertahankan garis pe...
Anindita Rukmi begitu perkasa dengan dua tusuk konde sebagai senjata. Keris panjang lawannya sama sekali tidak berdaya untuk membongkar pertahanan Anindita Rukmi....
lalu Pandan Wangi menderap kuda, menyongsong lawan yang berperang seperti petarung yang kerasukan siluman...
Beberapa orang terlihat sedang mengelilingi menantu Ki Gede Menoreh, tetapi tidak ada tanda-tanda yang dapat dijadikan patokan bahwa Swandaru sedang dalam bahaya....
Namun, Sabungsari mengeluarkan tandang yang sangat mengejutkan. Lurah prajurit Mataram itu mampu memadukan unsur-unsur ilmu pedang....
Ia bergeser ke samping, menendang tubuh seorang lagi yang terbaring tidak berdaya. Tapak sepatu Gita Nirvati meninggalkan bekas-bekas berwarna merah darah di wajah orang asing itu....




