Kiai Bagaswara menjawab dengan gelengan kepala. Sukra mengusap wajah berkali-kali sepertinya sesuatu tengah mengganjal dalam hatinya tetapi ia tidak menampakkan itu di depan Kiai Bagaswara. Pikirnya, ...
“Dan jika Ki Nagapati telah berada di Pajang, apakah itu menjadi salah satu sebab penting selain sebuah janjiku padanya?” hati Bondan bertanya. “Lantas apa hubungannya dengan perubahan sikap Ki Wisang...
“Dan bukan tidak mungkin karena peristiwa itulah, akhirnya menjadikan sepak terjang Ki Wisanggeni seperti tidak ada kendali dalam dirinya,” berkata Ki Swandanu, ”sekelumit kisah di pertempuran tidak d...
“Hey, siapakah namamu?” bertanya Simbara dengan langkah kecil mengejar rombongan Gendhis. “Bukankah seharusnya engkau pun mengenalkan diri? Sepatutnya kita saling mengenal.” “Mengapa? Apak...
Gempita semangat para senopati kian menggelora. Kekuatan tekad mereka terlontar melalui ungkapan-ungkapan yang diucapkan. Tangan terkepal menggapai udara. Lantai dan dinding ruangan pun bergetar seaka...
“Di mana aku singgah pada sisa malam ini?” tanya Sukra dalam hati. Sukra memandang sekeliling lingkungannya yang belum pernah dilihatnya. Kehidupan berlangsung seolah tidak ada ancaman, s...
Sepintas memang Kiai Plered tidak dapat dikendalikan. Seperti itulah yang terlihat oleh mata kita bertiga. Namun ada satu sebab yang memungkinkan kendali itu terlepas....
Dua orang Pajang itu segera menaiki tlundakan pendapa. Tampak oleh Sela Anggara dari dekat jika rambut dua orang Pajang telah memutih sebagian. Di atas tikar pandan berwarna hijau, berdua utusan itu m...
“Simbara,” gumam Raden Atmandaru. “Buat apa ia harus bersama kita? Bukankah ia akan membalaskan dendam untuk kematian ayahnya?” “Kematian Ki Gandung Jati bukan berawal dari kesalahan kita. Kita tidak ...




