Melihatmu sendiri kala menahan lapar sama dengan melihat es tinta.. Kau berkata bahwa bahagia adalah ketika tercebur dalam semangkuk es tinta.. Tetapi semesta mengajarkan bahwa setiap kepul debu itu d...
Anu menerawang jauh. Ingin anu berada dalam satu keanuan yang megah, mewah dan sangat terbatas anunya. Bukan hanya anu ingin mengaku segala keanuan tetapi, satu anu yang pasti, anu adalah anugrah khus...
Aku penuhi gelas-gelas dengan arak yang memabukkan pada malam gelap. Meringkuk bagai bayi yang merindukan air susu ibunya. Hatiku resah dalam belaian puluhan hawa. Aku Rahwana, penguasa Aleng...
Pitung panggilanku, nama asliku Salihoen. Aku lahir di kampung Pengumben, pemukiman kumuh di Rawabelong dekat stasiun Palmerah. Orang bilang pitung itu artinya adalah pitung pitulung yang berarti tuju...
Gadis itu berdiri di antara bebatuan candi yang masih berserakan. Sorot matanya tajam menatapku. Angkuh. Hening. Seluruh pasukan tak kasat mata yang membangun seribu candi permintaannya telah hilang. ...
Kemiskinan menghantuiku dan hanya judi satu satunya yang bisa mengangkatku cepat kaya raya. Tapi nyatanya harta yang tak seberapa telah tandas. “Terperangkap dalam kubang kemiskinan ” kataku pada Ayah...
Menjadi istri seorang Sakera bukan cita-citaku. Aku tak pernah mengira jika hubunganku dengan lelaki berkalung clurit itu akan menyengsarakanku. Tapi aku cinta padanya. Tuhan mempertemukan kami. Aku i...
Saat Terakhir Di hutan ini, tempat kita menghampar jiwa. Semua lebur jadi satu tanpa sekat. Pohon besar dan tinggi menjulang sebagai tempat berteduh tatkala panas mentari meresap dalam tubuh. Kicau ny...
Sendiri aku di gelap malam. Berpikir keras pada kekejaman yang datang bertubi-tubi. Merenggut nikmat hidupku, tanpa permisi. “Selamat tinggal, Anakku. Relakan cara pergi yang Dewa kehendaki. Son...
