Glagah Putih menyandarkan punggung. Dia cukup berhati-hati untuk mengutarakan pikirannya. “Ki Lurah Sora Sareh jelas bukan orang biasa yang mudah dipengaruhi oleh pendapat tertentu. Tidak ada yang mer...
Ki Lurah Sanggabaya, sebagai yang tertua sekaligus telah dianggap sebagai wakil resmi dari Agung Sedayu, berkata lagi, “Ki Wedoro Anom dapat membayangi pergerakan Ki Jayaraga. Mengenai pasangan atau p...
“Saya tidak mengetahui lebih dari itu, Ki Rangga. Saya hanya mendengar kabar tentang kekerasan yang terjadi di Sangkal Putung,” kata seorang petani yang bercakap dengan Agung Sedayu saat akan pergi ke...
Agung Sedayu mengangguk, kemudian berkata, “Ki Gede belum tentu mengenal dengan baik satu demi satu orang-orang yang ingin bertemu. Beliau juga mungkin sama sekali baru pertama kali bertemu dengan ses...
Agung Sedayu lantas memulai penjelasan sejak pertemuan terakhir dengan Pangeran Selarong di tepi Kali Progo di wilayah Kademangan Sangkal Putung, termasuk kesepakatan pembagian wilayah yang menjadi ta...
Senyum mengembang pada wajah Pandan Wangi lalu suasana pagi pun menjadi semakin sulit dihadapi Agung Sedayu. Dia merapatkan dahi. Pemimpin pasukan khusus itu paham arah yang dimaksud oleh Pandan Wangi...
Menyadari bahwa tamu mereka juga membutuhkan waktu untuk sendiri, Ki Gede lantas mempersilakan Kinasih beristirahat. “Angger dapat meluruskan punggung sepanjang malam,” ucap Ki Gede pada Kinasih. “Ten...
Namun Ki Jayaraga adalah orang yang berpengalaman sangat luas sehingga dapat menyadari bahwa sinar mata Kinasih turut pula berbicara. “Mungkin memang seperti itu, Ngger. Kalian berdua terikat de...
Ki Gede menarik napas dalam-dalam. Sekilas muncul sebuah pendapat di dalam benaknya bahwa Kinasih mempunyai daya tarik yang luar biasa untuk seorang wanita. Tanpa berprasangka buruk, tapi Ki Gede teri...








