“Benarkah itu?” seru lurah prajurit tidak percaya. Di tengah desing dan sambaran senjata, ia berkata, ”Aku menyesal telah mendengarkanmu, Anak Muda. Aku benar-benar terperdaya oleh sikap manismu, maka...
“Ki Lurah.” Toh Kuning melangkah mendekati para prajurit. ”Larangan itu membuat kami yang terbiasa melakukan perjalanan jauh untuk banyak keperluan merasa seperti diawasi. Paugeran itu seperti membuat...
Jarak Jalur Banengan sebenarnya cukup jauh dari Alas Kawitan, tetapi Toh Kuning menempuh jalan pintas. Jika seseorang berkuda ketika matahari terbit dengan kencang tanpa henti, maka biasanya ia akan t...
Keduanya tanpa sadar menengadah ke langit. Kata Ken Arok, ”Malam belum terlalu dalam berjalan. Baiklah, aku kira aku tidak akan dapat mencegahmu untuk bermalam bersama pengikut Ki Ranu Welang....
“Aku katakan jika luka-luka itu terjadi karena salah paham dengan prajurit Kediri,” jawab Ken Arok dengan senyum kecut....
Maka demikianlah ketika Ken Arok setuju dengan ajakan Toh Kuning, mereka berjalan keluar dari padepokan dan terus menyusuri bulak-bulak panjang....
“Tidak perlu! Kau ambil kantung di sisi kiri lambung kuda. Ki Tumenggung Arya Dipa telah menyiapkan untukmu.” Gagak Panji menarik napas dalam-dalam, kemudian ia bangkit mendekati batas air laut. “Aku ...
“Swandaru!” teriak Agung Sedayu. Ia mencoba mencari jejak yang dikiranya dapat memberi terang untuk menelusuri keadaan adik seperguruannya. Ia berloncatan, hilir mudik, ia kehilangan pegangan!...
Kue itu..Merah..Kenyal..Orang kata dia lengket dan dari ketan.. Tapi dia tak peduli.. Kamu ingat bahwa separuh masa kau goncang sampan dengan alunan kata.. Kau urai setiap gulungan ombak dengan hangat...





