“Ke mana mereka pergi dengan tujuan apa?” tanya Swandaru pada dirinya sendiri. Tapi kemudian dia merasa harus segera mengabaikan pertanyaan itu. Swandaru melangkah lagi hingga...
Sejenak Ki Garu Wesi membutuhkan waktu untuk membuat pertimbangan. Kamudian beberapa pemimpin kelompok dipanggilnya untuk berkumpul. Setelah itu, dia membeberkan rencana dan tambahan pesan agar...
Pada keadaan bahaya seperti itu, Pandan Wangi hanya mempunyai satu jalan keluar ; melentingkan tubuh ke belakang, melayang lalu berjungkir balik rendah di atas tanah....
Sebelumnya, Ki Malawi menganggap Sukra adalah pengawal biasa yang mencari jalan keluar untuk meluapkan kemarahan. Hanya saja Sukra memberi kenyataan yang bertolak belakang dengan dugaannya....
Tepat seperti yang diucapkan Ki Sonokeling, jiwani mereka sama sekali tidak terguncang dengan tiadanya Ki Kebo Aran di antara mereka. Bahkan mereka seperti tidak terganggu...
Pada saat Ki Kebo Aran enggan melakukan perubahan pakem, Agung Sedayu justru lebih terbuka. Kadang-kadang dia menjauh lalu memutari lawan dengan gerakan kilat, kemudian merangsek...
Sekejap yang telah lewat, pada jarak yang agak dekat, Kinasih membuat garis setengah lingkaran ke samping sambil memutar anak panah. Bahkan karena sangat cepat anak...
Terpisah oleh rimbun semak-semak rendah, Sayoga cermat mengamati keadaan pemberontak yang sebagian besar tertuju pada dua gelanggang perkelahian sengit. Pandangan Sayoga menebar pada barisan terakhir...
Sabungsari, lurah muda ini terpaksa kembali ke Jati Anom sebelum tugasnya tuntas dilaksanakan. Kehadiran Agung Sedayu dan Pangeran Selarong diketahui olehnya. Oleh karena itu, Sabungsari...
Dari tempatnya, Agung Sedayu memandang sejenak pergeseran anak-anak muda itu. Dengan kemampuan meringankan tubuh yang hebat, dia bergerak ke arah Pedukuhan Janti. Dalam waktu sangat...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.