Dak duk dak duk, klontang klontang! Dadaku terasa sakit menerima tendangan berulang-ulang. Belum lagi suara bising kaleng yang jatuh bergantian, membuat kotoran di telingaku berlompat-lompatan. Rasany...
Nasib Sroooot! “Cih, kemproh nemen!” Aku ingin katakan itu dengan lantang pada orang yang membuang ingusnya di tubuhku. Jujur, aku tak pernah tulus jika tubuh ternoda. Aku selalu terjaga dari de...
Bila kelak aku nggebros, maka … inilah akhir cerita. Tersebutlah sebuah kisah di jaman susah lagi paceklik. Di sebuah pondok di tepian Kali Bengawan, gerah yang mengepung membuat tekanan darah l...
Senja telah merekah. Matahari menuju peraduan, merah saga menghiasi dan membuai setiap insan yang menikmati. Senja ini adalah milik mereka, empat orang sahabat yang mencoba hidup di alam bebas meski h...
Menjapoe Boemi Angin berhemboes, menjapakoe Waktoenja tiba, anak moeda Akoe merindoekan itoe indonesia merdeka Oedara sedjoek menjapoe boemi Bertepoek aloe merengkoeh kalboe Dirgahajoe Indonesiakoe Me...
Kelas menulis dalam jaringan, Kepak Sayap Angsa, menggelar kegiatan menulis bareng dengan gagasan pokok : Malam Seribu Bulan mulai tanggal 11 April – 11 Mei 2021. Ketentuan : 1. Naskah bukan kar...
Aku membayangi diriku yang melenggang ke dalam sebuah cermin. Ia mematut wajah, dan aku terkesima! Bukankah dia adalah aku? Tetapi aku tidak melihat wajah yang sama. “Hari menjelang siang saat p...



