Padepokan Witasem

Category : Prosa Liris

Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 12

kibanjarasman
Aku melambaikan tangan padanya. Pemimpin pengawal rahasia itu kemudian berjalan dengan ayunan kaki yang mantap menuju tempat kami berada. Dia adalah wanita yang cukup lama...
Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 11

kibanjarasman
Setelah peristiwa aneh itu berlalu, aku dapat bernapas lega meski keterkejutan belum sepenuhnya melepaskan diri dariku. Aku ingin mengungkapkan sesuatu. “Sekarang, serangan kedua mereka justru...
Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 10

kibanjarasman
Ra Gawa mengambil prakarsa untuk memanggil pelayan agar mayat-mayat dapat segera dikeluarkan dari bangunan yang aku tempati. Kami bertiga – aku, Gita Nirvati dan Anindita...
Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 9

kibanjarasman
Anindita Rukmi begitu perkasa dengan dua tusuk konde sebagai senjata. Keris panjang lawannya sama sekali tidak berdaya untuk membongkar pertahanan Anindita Rukmi....
Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 8

kibanjarasman
Ia bergeser ke samping, menendang tubuh seorang lagi yang terbaring tidak berdaya. Tapak sepatu Gita Nirvati meninggalkan bekas-bekas berwarna merah darah di wajah orang asing...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.